Senin, 27 Januari 2020
News & Nature
Wisata Alam

Selamatan Pantai Muara Sabuhur di SM Pelaihari

Jumat, 3 Januari 2020

Dikemas dalam bentuk wisata budaya

Selamatan Pantai Muara Sabuhur di SM Pelaihari
ksdae.menlhk.go.id
Di pengujung tahun 2019, masyarakat Dusun Pantai Baru Muara Sabuhur mengadakan “Selamatan Pantai”

Sabuhur -- Di pengujung tahun 2019, masyarakat Dusun Pantai Baru Muara Sabuhur mengadakan “Selamatan Pantai”.  Acara ini diadakan sebagai wujud rasa syukur dan harapan masyarakat nelayan setempat menjelang musim ikan tiba. Tradisi ini juga sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya leluhur dan menjalin silaturahmi bagi warga setempat.  

Hadir dalam acara ini Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan Dr. Ir. Mahrus, Aryadi, M.Sc, Camat Jorong M Alfan Rosidi Anwar, S.STP, Kepala SKW I Pelaihari, Mirta Sari, S.Hut, M.P, Danramil Jorong, Kades Sabuhur dan aparat desa, Pihak perusahaan pendukung acara (PT Adaro Indonesia, PT Inhutani III, CV. BTP, PT.SKMA), Kepala Resort SM Pelaihari A. Fauzan S.Hut., serta tokoh masyarakat dan seluruh warga Desa Sabuhur yang turut serta dan antusias dalam memeriahkannya.

Baca Juga: BKSDA Kalsel Gelar Penguatan Mitra Konservasi

Dusun Pantai Baru atau yang lebih dikenal dengan Kampung Muara Sabuhur merupakan pemukiman nelayan di dalam Kawasan Suaka Margasatwa Pelaihari yang merupakan bagian dari pengelolaan BKSDA Kalimantan Selatan di bawah Seksi Konservasi Wilayah I Pelaihari.  

Pada tahun ini, BKSDA Kalimantan Selatan bersama warga setempat mencoba menampilkan acara tersebut dalam bentuk wisata budaya yang lebih menarik dari tahun-tahun sebelumnya. Dusun Muara Sebuhur telah membentuk Kelompok Kemitraan Konservasi berbasis pantai dan satwanya.

Menurut Camat Jorong, M Alfan Rosidi Anwar, S.STP, acara selamatan pantai merupakan budaya masyarakat yang perlu dilestarikan.  Selain itu acara tersebut dapat dijadikan sebagai bagian dari wisata yang perlu dikembangkan di wilayah Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut.  Camat Jorong sangat mendukung terselenggaranya selamatan pantai serta menyampaikan siap membantu terkait penyelenggaraan di tahun berikutnya.

Kepala BKSDA Kalimantan Selatan menyampaikan, acara ini dalam rangka memperkuat komunikasi dan hubungan emosional antara BKSDA Kalsel dengan masyarakat sekitar kawasan dan melaksanakan bagian dari Keagamaan dan Ukhuwah Islamiyah serta mendukung acara selamatan pantai sebagai bentuk permohonan kepada Yang Maha Kuasa terkait kelancaran dan keberkahan masyarakat nelayan di dalam beraktivitas.  

Baca Juga: BKSDA Kalsel Bentuk Kelompok Kemitraan Konservasi

“Komunikasi bersama harus dibangun antara masyarakat dan pemangku kawasan di dalam mengelola kawasan melalui skema kemitraan konservasi terkait pengembangan wisata di Muara Sabuhur,” ujar Mahrus.  

Selain itu, Mahrus juga mengharapkan selamatan pantai ini dapat menjadi agenda wisata tahunan yang harus dikemas lebih baik dengan menampilkan panorama pantai Muara Sabuhur yang indah dan mengembangkan sarana “kelotok” dengan akses melalui susur sungai sehingga bisa menambah pendapatan masyarakat.
 


Kata kunci:

BAGIKAN

BERI KOMENTAR