• Jumat, 9 Desember 2022

Untuk Mendukung Percepatan FOLU Net Sink 2030, Ini yang Dilakukan KLHK!

- Jumat, 18 November 2022 | 18:27 WIB
Kepala Badan Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup (BSILHK), Ary Sudijanto  (ppid.menlhk.go.id)
Kepala Badan Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup (BSILHK), Ary Sudijanto (ppid.menlhk.go.id)

KABAR ALAM - Indonesia menyusun Standar Pengukuran, Pelaporan dan Verifikasi Indonesia’s FoLU Net Sink (IFNET) 2030. Hal ini tercetus saat Paviliun Indonesia di COP27 Mesir, beberapa waktu lalu, dengan Mengambil tema “The Role of Standard to Accelarate Indonesia’s FoLU Net Sink 2030”.

Kepala Badan Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup (BSILHK), Ary Sudijanto mengatakan, untuk mencapai target FoLU Net Sink 2030 dan mempercepat perubahan transformasional menuju pembangunan rendah karbon dan ketahanan iklim, Indonesia mengembangkan lima program kerja.

Kelima program kerja untuk mencapai target FoLU Net Sink 2030 itu adalah pengelolaan hutan berkelanjutan, peningkatan stok karbon hutan, konservasi hutan alam, pengelolaan lahan gambut, dan membangun instrumen dan informasi.

Baca Juga: Uji Nyali dengan Berarung Jeram Gembira di Cikadongdong River Tubing Majalengka

Untuk mendukung program kerja tersebut, Ary menekankan kehadiran standar sangat diperlukan untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan, mengukur hasil kegiatan, dan membantu masyarakat dan pemangku kepentingan terlibat dalam proses tersebut.

“Standar ini sejalan dengan tindakan transparansi dari Perjanjian Paris, karena akan meningkatkan percepatan implementasi mitigasi dan ketahanan iklim dari sektor hutan, dan penggunaan lahan lainnya secara kuat dalam hal data, metode dan sistem yang diukur, dilaporkan dan diverifikasi, yang sebagian besar berada di bawah tanggung jawab KLHK, dan sebagai pemangku kepentingan utama dalam urusan hutan dan lingkungan,” katanya dalam siaran pers KLHK.

Saat ini, KLHK menyusun Standar Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan Pelaksanaan Aksi Mitigasi Indonesia 2030, sebagai pedoman umum bagi semua sektor dalam pelaksanaan, pemantauan, evaluasi dan pelaporan perkembangan kegiatan, sesuai amanat Peraturan Menteri LHK No. 168 Tahun 2022.

Baca Juga: Di Luar Ikan yang Konon Jelmaan Prajurit Talaga Manggung, Ini 21 Jenis Satwa di Situ Sangiang Majalengka

“Melalui standar ini diharapkan dapat memudahkan semua pihak dalam operasionalisasi FoLU Net Sink 2030, sehingga lebih terkonsolidasi dan terverifikasi dalam parameter emisi karbon,” kata Ary.

Halaman:

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wamen LHK Tutup Paviliun Indonesia di COP27 Mesir

Jumat, 18 November 2022 | 20:40 WIB
X