• Jumat, 9 Desember 2022

Konkret Hadapi Perubahan Iklim, Presiden Jokowi Ajak Pemimpin G20 Tanam Mangrove di Tahura Ngurah Rai

- Rabu, 16 November 2022 | 15:16 WIB
Presiden RI, Joko Widodo mengajak para pemimpin negara KTT G20 dan lembaga internasional mengunjungi dan menanam pohon mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai (Tahura Ngurah Rai), Bali, Rabu, 16 November 2022 (setkab.go.id)
Presiden RI, Joko Widodo mengajak para pemimpin negara KTT G20 dan lembaga internasional mengunjungi dan menanam pohon mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai (Tahura Ngurah Rai), Bali, Rabu, 16 November 2022 (setkab.go.id)

KABAR ALAM - Presiden RI, Joko Widodo mengajak para pemimpin negara KTT G20 dan lembaga internasional mengunjungi dan menanam pohon mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai (Tahura Ngurah Rai), Bali, Rabu, 16 November 2022.

Presiden Jokowi mengatakan, penanaman pohon mangrove merupakan wujud konkret antisipasi Indonesia terhadap perubahan iklim. Melalui kegiatan ini, Presiden Jokowi mengajak negara-negara G20 untuk ikut serta dalam pembangunan ekonomi hijau yang inklusif.

“Oleh sebab itu, tadi saya sampaikan Indonesia mengajak negara anggota G20 untuk berkolaborasi, bekerja sama dalam sebuah aksi nyata untuk pembangunan hijau, pembangunan ekonomi hijau yang inklusif,” ujar Presiden dalam keterangannya usai penanaman mangrove.

Baca Juga: KLHK Gagalkan Penyelundupan 2 Tronton Kayu Olahan Meranti dari Palangka Raya

Presiden menjelaskan, Tahura Ngurah Rai merupakan sebuah contoh kesuksesan restorasi ekosistem mangrove yang dilakukan pemerintah Indonesia. Kawasan seluas 1.300 hektare tersebut sebelumnya merupakan area tambak ikan yang terabrasi, namun kini sudah berubah menjadi rumah bagi 33 spesies mangrove dan 300 fauna.

“Sebagai negara pemilik hutan mangrove terluas di dunia yaitu 3,3 juta hektare, Indonesia ingin berkontribusi kepada perubahan iklim, terhadap perubahan iklim,” ungkap Presiden.

Para pemimpin negara-negara G20 pun mengapresiasi apa yang telah dilakukan pemerintah Indonesia dalam transisi energi hijau dan mengatasi perubahan iklim. Presiden menyebut, Indonesia akan menambah hutan mangrove serupa di 33 lokasi pada tahun 2023 mendatang.

Baca Juga: Berjuang Melewati Jalan Terjal Dulu Sebelum Menikmati Panorama Memakau di Cadas Gantung Majalengka

“Saya kira itu yang menginspirasi para pemimpin hal-hal yang konkret yang dilakukan baik dalam transisi energi hijau maupun dalam ekonomi hijau terhadap perubahan iklim,” ucapnya.

Halaman:

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wamen LHK Tutup Paviliun Indonesia di COP27 Mesir

Jumat, 18 November 2022 | 20:40 WIB
X