• Kamis, 1 Desember 2022

Mampukah Perpres 112 Tahun 2022 Kurangi Dampak Negatif Pemanasan Global?

- Sabtu, 24 September 2022 | 13:55 WIB
Perpres 112/2022 diharapkan kurangi dampak negatif pemanasan global, serta dimulainya era pembangunan pembangkit listrik rendah emisi dan ramah lingkungan (esdm.go.id)
Perpres 112/2022 diharapkan kurangi dampak negatif pemanasan global, serta dimulainya era pembangunan pembangkit listrik rendah emisi dan ramah lingkungan (esdm.go.id)

Dampak pemanasan global sudah sedemikian memprihatinkan, salah satu dampak yang telah terjadi adalah perubahan iklim. Berbagai sektor terdampak perubahan iklim adalah pertanian, kehutanan, air, habitat, kesehatan, dan pesisir.

Perubahan ini mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia. Gagal panen akibat kekeringan, mencairnya gletser sehingga permukaan air laut naik sehingga menyebabkan bencana banjir.

Meluasnya berbagai penyakit yang disebabkan perubahan cuaca yang ekstrim serta berbagai dampak negatif lainnya yang merugikan manusia.

Merespon hal itu, pemerintah tidak tinggal diam. Berbagai kebijakan dan program digulirkan untuk mengurangi dampak negatif perubahan iklim akibat pemanasan global.  Saat ini pemerintah sedang melakukan transisi energi.

Baca Juga: 6 Tips Menerapkan Prinsip Perjalanan Berkelanjutan, Apa Saja yang Mesti Dilakukan?

Penerbitan Perpres 112 Tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan Untuk Penyediaan Tenaga Listrik adalah salah satu upaya pemerintah yang baru saja dilakukan untuk mengurangi dampak negatif pemanasan global.

Menuju green industry rendah emisi, yakni dengan dimulainya era pembangunan pembangkit listrik rendah emisi dan ramah lingkungan.

Melalui keterangan siaran pers Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia nomor: 366.Pers/04/SJI/2021 tanggal 23 September 2021 menyebutkan dengan diterbitkan Perpres 112 Tahun 2022 adalah periode dimulainya era pembangunan pembangkit listrik rendah emisi dan ramah lingkungan. Serta pelarangan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) baru, namun pemerintah memastikan upaya tersebut tidak akan mengganggu pembangkit-pembangkit yang sudah berjalan.

Baca Juga: Top 5 Hits 23 September 2022, Dari Hari Badak Sedunia, World Cleanup Day, Hingga Hari Pertambangan dan Energi

Halaman:

Editor: Mia Nurmiarani

Sumber: esdm.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wamen LHK Tutup Paviliun Indonesia di COP27 Mesir

Jumat, 18 November 2022 | 20:40 WIB
X