• Jumat, 30 September 2022

Benarkah Kereta Api Moda Transportasi Ramah Lingkungan? Simak Penjelasan PT KAI!

- Rabu, 14 September 2022 | 15:26 WIB
Calon penumpan kereta api menunggu di ruang tunggu stasiun (bumn.go.id)
Calon penumpan kereta api menunggu di ruang tunggu stasiun (bumn.go.id)

KABAR ALAM - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan, kereta api lebih ramah lingkungan dibandingkan moda transportasi lainnya.

VP Pubic Relations KAI Joni Martinus mengatakan, kereta api memiliki peran besar dalam melestarikan lingkungan dan menyediakan mobilitas bagi masyarakat.

"KAI bersama-sama seluruh stakeholder akan terus mengembangkan layanan kereta api agar kereta api semakin maju dan dapat memberikan nilai lebih secara berkelanjutan.” kata Joni dalam siaran pers yang dikutip KABARALAM.com, Rabu, 14 September 2022.

Baca Juga: Drainase Tersumbat Sampah Salah Satu Penyebab Banjir Cibaduyut

Dalam siaran persnya disebutkan, sebagai operator kereta api di Indonesia, PT KAI konsisten menyediakan layanan kereta api yang optimal, baik untuk angkutan penumpang ataupun barang. Keunggulan kereta api yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di antaranya efisiensi pada penggunaan ruang dan energi.

Efisiensi kereta api dapat dilihat dari kapasitas angkut yang besar. Dalam sekali jalan, 1 rangkaian kereta api Jarak Jauh terdiri dari 8 hingga 14 kereta penumpang dengan kapasitas hingga 1.120 tempat duduk. Jika dibandingkan dengan mobil pribadi berkapasitas 7 orang atau motor berkapasitas 2 orang, maka 1 perjalanan kereta api dapat menggantikan 160 mobil atau 560 motor.

Kementerian Perhubungan menilai bahwa emisi yang dihasilkan kereta api jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan mobil atau pesawat. Dalam 200 mil perjalanan, emisi yang dihasilkan mobil atau pesawat 5 kali lipat jika dibandingkan dengan kereta api.

Baca Juga: Harimau Sumatera Terkejut, Seorang Pegawai Jadi Korban

Berdasarkan penelitian dari Departemen Bisnis, Energi, dan Strategi Industri Inggris via Our World in Data, emisi setara CO2 per penumpang per km pada kereta adalah 41 gram, sepeda motor 103 gram, dan mobil 192 gram. Sehingga perjalanan kereta dengan 1.120 penumpang hanya menghasilkan 45.920 gram CO2 per km, jauh lebih rendah dibanding motor sebanyak 115.360 gram CO2 dan mobil sebanyak 215.040 gram CO2.

Halaman:

Editor: Endan Suhendra

Sumber: kai.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hari Ozon Sedunia, Begini Klaim Menteri LHK Siti Nurbaya

Jumat, 16 September 2022 | 21:44 WIB
X