• Jumat, 9 Desember 2022

Hari Maleo Sedunia 21 November, Ini Sejarah Penetapan dan Keunikan Burung Endemik Sulawesi Tersebut

- Senin, 21 November 2022 | 10:26 WIB
Hari Maleo Sedunia, 21 November. (Instagram @btn_boganinaniwartabone)
Hari Maleo Sedunia, 21 November. (Instagram @btn_boganinaniwartabone)

KABAR ALAM – Hari Maleo Sedunia diperingati pada tanggal 21 November setiap tahunnya.

Peringatan Hari Maleo Sedunia merupakan momentum bersama bagi masyarakat Indonesia dan dunia untuk terus peduli dan meningkatkan upaya konservasi salah satu burung endemik dan terancam punah asli Sulawesi tersebut.

Dikutip dari laman www.menlhk.go.id, Hari Maleo Sedunia dicanangkan pertama kali oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) saat acara Festival Maleo yang diselenggarakan Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) pada 2020.

Hari Maleo Sedunia ditetapkan pada puncak acara Festival Maleo di objek wisata Lombongo, Gorontalo, Sabtu, 21 November 2020.  

Penetapan Hari Maleo Sedunia merupakan hasil diskusi para pihak pegiat konservasi maleo di Sulawesi.

Baca Juga: 20 Link Twibbon Semarakkan Hari Pohon Sedunia 2022, Desain Menarik, Cocok untuk Dibagikan di Medsos

Dipilihnya tanggal 21 November sebagai hari saat Program Konservasi Maleo di TNBNW berhasil menetaskan dan melepaskan anak maleo pertama hasil penetasan semi alami pada 2001.

Burung maleo senkawor (Macrocephalon maleo) merupakan satwa asli Sulawesi yang telah dilindungi berdasarkan Undang-Undang No.5 tahun 1990 dan Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 1999.

Burung ini berstatus terancam secara global dan dalam kategori Genting (Endangered) menurut The International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Halaman:

Editor: Yudi Noorahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dari Spanyol, Pemain Persib Sampaikan Pray for Cianjur

Senin, 21 November 2022 | 22:01 WIB
X