• Jumat, 30 September 2022

Diyakini sebagai Tanaman Pembawa Rezeki, Ini Tempat yang Pas untuk Budidaya Aglonema

- Minggu, 18 September 2022 | 19:56 WIB
Koleksi tanaman aglonema (KABARALAM.com/Mia Nurmiarani)
Koleksi tanaman aglonema (KABARALAM.com/Mia Nurmiarani)

KABAR ALAM - Tanaman hias yang diyakini membawa keberuntungan, aglonema, kembali hits di Indonesia. Karena itu, bunga ini dikenal dengan sebutan sri rezeki.

Mengutip laman balithi.litbang.pertanian.go.id, aglonema berasal dari bahasa Yunani Kuno. Aglaos berarti terang atau bersinar. Sedangkan nema berarti benangsari.

Diketahui, aglonema berasal dari Asia Tenggara ataupun Asia Selatan seperti Cina bagian selatan, Filipina, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Myanmar.

Baca Juga: Dukung World Cleanup Day, Sekda Kota Palangka Raya Ungkap Soal Masa Depan Bumi

Aglaonema dibudidayakan karena keindahan warna dan corak daun. Faktor- faktor yang berpengaruh dalam budidaya agloonema antara lain tempat atau lokasi, Sinar matahari, kelembaban udara, angin dan sirkulasi udara.

Faktor lainnya adalah media tanam dan pot yang digunakan, serta repotting, penyiraman atau curah hujan, pemupukan, hama dan penyakit serta pengendaliannya.

Untuk membudidayakan aglonema, kita bahas dulu soal tempat dan lokasinya. Berkaitan dengan ketinggian tempat, tanaman ini mampu tumbuh baik pada dataran rendah hingga ketinggian 600 m dpl. Ideal pertumbuhan pada ketinggian 300- 400 m dpl.

Baca Juga: Perda Kota Bandung Nomor 9/2018 Wajibkan Kendaraan Roda Empat Sediakan Tempat Sampah

Kritera tumbuh ideal di antaranya tanaman tegar, daun tebal, warna dan corak nyata pada daun. Suhu udara siang hari sekitar 28-30 derajat Celcius dan malam hari 20-22 Derajat Celcius.

Halaman:

Editor: Endan Suhendra

Sumber: Pertanian.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terungkap, Wapres RI Ternyata Merawat Aglaonema Juga

Rabu, 28 September 2022 | 07:39 WIB
X