• Jumat, 9 Desember 2022

Aneh Tapi Nyata, Raflesia di Taman Nasional Meru Betiri Mekar Berkelopak 7, Bukan Cuma 5

- Rabu, 23 November 2022 | 19:31 WIB
Raflesia berkelopak 7 di Taman Nasional Meru Betiri. (Instagram @btn_merubetiri)
Raflesia berkelopak 7 di Taman Nasional Meru Betiri. (Instagram @btn_merubetiri)

KABAR ALAM – Aneh tetapi nyata, kata-kata tersebut layak terucap begitu mengetahui fenomena langka terkait bunga raflesia di Taman Nasional Meru Betiri, Jawa Timur.

Di tempat tersebut, bunga raflesia (Rafflesia zollingeriana) mekar dengan berkelopak tujuh.  Padahal, umumnya kelopak bunga raflesia berjumlah lima.

Momen langka ini diunggah oleh akun Instagram Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Balai Taman Nasional Meru Betiri, Rabu 23 November 2022.

“Aneh tapi nyata, bunga raflesia berkelopak tujuh mekar di @btn_merubetiri. Fenomena ini sangat langka karena umumnya kelopak bunga raflesia berjumlah lima,” tulis akun Instagram @kementerianlhk.

Sementara, akun Instagram @btn_merubtiri menulis, " Rafflesia zollingeriana kembali mekar di Plot permanen Rafflesia blok Parang Kulon Resort Sukamade. Tapi kali ini cukup spesial karena Rafflesia yang selama ini mekar berkelopak 5 (lima) sekarang berkelopak 7 (tujuh)."
 
Bunga raflesia tersebut memiliki diametar 40-50 cm mekar dan mekar di Plot Permanen Raflesia, Blok Parang Kulon, Resort Sukamade.

Baca Juga: 12 Tips Agar Kesehatan Fisik dan Mental Selalu Terjaga Selama di Pengungsian Bencana

Bunga ini juga tergolong unik karena tidak memiliki akar, batang, dan daun.

Raflesia merupakan tumbuhan holoparasit endemik di Taman Nasional Meru Betiri. Holoparasit adalah tumbuhan yang sepenuhnya tergantung pada tumbuhan lain untuk kebutuhan makanannya.

Jenis holoparasit tidak memiliki klorofil, tapi mempunyai akar isap atau haustorium. Tanaman inangnya adalah liana Tetrastigma lanceolarium dan Tetrastigma papillosum.

Indonesia memiliki 13 jenis raflesia dari 33 jenis yang ada di dunia. Raflesia merupakan tumbuhan dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI nomor P.106/Menlhk/Setjen/Kum.1/12/2018/.

Halaman:

Editor: Yudi Noorahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X