• Jumat, 9 Desember 2022

Termasuk Pohon Nunuk yang Dianggap Gerbang Kerajaan Talaga Manggung, Ini 22 Flora di Situ Sangiang Majalengka

- Jumat, 18 November 2022 | 07:29 WIB
Pohon nunuk di Situ Sangiang Majalengka (twitter.com/@fajarmauludin86)
Pohon nunuk di Situ Sangiang Majalengka (twitter.com/@fajarmauludin86)

KABAR ALAM - Situ Sangiang yang berada di Desa Sangiang, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, bukan hanya memiliki pesona menakjubkan, melainkan juga sederet kearifan lokal yang turut menjaga kelestarian dan keanekaragaman hayati di destinasi wisata di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) ini.

Salah satu contoh kearifan lokal Situ Sangiang yang bersumber dari cerita mistis berkaitan dengan Kerajaan Talaga Manggung adalah pada keberadaan pohon nunuk. Konon, deretan pohon nunuk yang bagian pucuknya seperti menyatu itu merupakan pintu gerbang ke Kerajaan Talaga Manggung dan senjata pusaka sang raja.

Karena itu, warga setempat pamali untuk mengambil kulit atau bagian lain dari pohon nunuk ini. Hal yang sama juga berlaku untuk jenis tumbuhan lain yang hidup di hutan lindung di sekitar Situ Sangiang.

Baca Juga: Top 5 Hits 17 November 2022, Kisah Mistis di Balik Pesona Situ Sangiang Majalengka Mendominasi

Sebagai gambaran, Situ Sangiang merupakan danau alami seluas 14 hektar. Sedangkan kawasan situs yang dikeramatkan itu mencapai 105 hektar.

Berdasarkan informasi yang didapaatakan KABARALAM.com dari laman tngunungciremai.menlhk.go.id, setidak ditemukan 22 jenis flora di kawasan Situ Sangiang.

Semua tumbuhan itu tetap terjaga karena kearifan lokal warga setempat yang tidak boleh mengambil bagian tumbuhan tersebut dengan sembarangan tanpa seizin kuncen setempat.

Baca Juga: INA Sepakati Green Fund Rp29,6 triliun, BUMN Fokus Bangun Rantai Pasok Hulu – Hilir EV Global  

Berikut 22 jenis flora yang tumbuh di kawasan Situ Sangiang berdasarkan data yang dikutip dari laman tngunungciremai.menlhk.go.id;

Halaman:

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X