• Kamis, 1 Desember 2022

Yayasan Kehati Ungkap 6 Fakta Menarik Eksistensi Dua Spesies Badak di Indonesia

- Sabtu, 24 September 2022 | 16:12 WIB
Seekor badak sumatera dilahirkan di Suaka Rhino Sumatera Taman Nasional Way Kambas (SRS TNWK), Provinsi Lampung pada hari Kamis, 24 Maret 2022  (ppid.menlhk.go.id)
Seekor badak sumatera dilahirkan di Suaka Rhino Sumatera Taman Nasional Way Kambas (SRS TNWK), Provinsi Lampung pada hari Kamis, 24 Maret 2022 (ppid.menlhk.go.id)


KABAR ALAM - Bertepatan dengan peringatan World Rhino Day 2022, Yayasan Keanekaragaman Hayati (Yayasan Kehati) mengungkap enam fakta menarik soal eksistensi badak Sumatra (Dicerorhinus sumatrensis) dan badak Jawa (Rhinoceros sondaicus).

Seperti diketahui, badak sumatera dan badak jawa merupakan 2 dari 5 jenis badak yang masih bertahan di dunia. Tiga spesies lainnya adalah badak hitam dan badak putih Afrika, dan badak India. Semuanya berstatus 'terancam punah'.

Keenam fakta spesies badak di Indonesia tersebut dikutip KABARALAM.com dari siaran pers Yayasan Kehati yang dirilis di laman kehati.or.id.

Baca Juga: Mampukah Perpres 112 Tahun 2022 Kurangi Dampak Negatif Pemanasan Global?

“Tak hanya memberikan dampak ekologi, badak juga memberikan manfaat kepada kehidupan manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Badak juga merupakan simbol kebanggan bangsa Indonesia yang harus dijaga,” ujar Direktur Komunikasi dan kemitraan Yayasan Kehati, Rika Anggraini.

Berikut beberapa fakta badak Sumatra (Dicerorhinus sumatrensis) dan badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) tersebut;

Ciri fisik

Badak Sumatra merupakan badak terkecil di dunia, dan merupakan satu-satunya badak yang ditutupi oleh rambut. Sebelumnya, badak Sumatra memiliki julukan badak bertubuh kecil bercula dua. Ciri-ciri lainnya yaitu telinga yang besar, kulit berwarna cokelat keabu-abuan atau kemerah-merahan, dan memiliki panjang cula berkisar 25-80 cm.

Baca Juga: 6 Tips Menerapkan Prinsip Perjalanan Berkelanjutan, Apa Saja yang Mesti Dilakukan?

Badak Jawa merupakan mamalia terbesar kedua setelah gajah di Asia, dengan bobot 1.600-2.280 kilogram. Badak Jawa memiliki keunikan yaitu bercula satu dan memiliki kulit seperti baju zirah. Bibir atasnya yang lebih menonjol digunakan untuk meraih makanan dan memasukannya ke dalam mulut.

Halaman:

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X