• Jumat, 30 September 2022

TNGL Benteng Terakhir Badak Sumatera di Ujung Barat Indonesia

- Jumat, 23 September 2022 | 13:31 WIB
Badak sumatera di Taman Nasional Gunung Leuser
Badak sumatera di Taman Nasional Gunung Leuser


KABAR ALAM - Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) merupakan salah satu benteng terakhir badak sumatera di ujung barat Indonesia.

Dikutip KABARALAM.com dari laman gunungleuser.or.id, di Indonesia, terdapat 2 jenis badak dengan status terancam punah yaitu badak jawa (Rhinoceros sondaicus) dan badak sumatra (Dicerorhinus sumatrensis).

Perbedaan mencolok dari dua jenis badak ini adalah jumlah culanya. Badak jawa bercula satu, sementara badak sumatera memiliki dua cula di kepalanya.

Baca Juga: Update World Cleanup Day dari Kota Depok, Camat Cilodong: Bersih-bersih Harus Setiap Hari!

Badak jawa hanya dapat ditemui di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, Banten. Sedangkan badak sumatera habitatnya tersebar di Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Bukit Barisan Selatan, dan Way Kambas. Badak sumatera juga ditemukan di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur tepatnya di Sanctuary Kelian.

Sebelumnya, satwa endemik pulau Sumatera ini dulunya juga terdapat di Taman Nasional Kerinci Seblat. Namun sudah tidak ditemukan lagi jejaknya sejak tahun 2011.

Keberadaan badak sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem alam. Badak sebagai absolut browser yaitu pemakan pemakan pucuk daun, ranting, kulit kayu, bunga, buah, dan liana. Jasanya penting untuk memelihara kualitas hutan. Oleh sebab itu, badak turut serta memelihara lingkungan hidup dalam hal ini mengurangi pemanasan global.

Baca Juga: Termasuk Penyediaan Air Minum dan Sanitasi, Ini 4 Intervensi Sensitif Cegah Stunting!

Pada tahun 2019, kondisi sebaran badak sumatera sebanyak 7,5 individu/10.000 ha dan sebaran di lokasi site monitoring yang terekam adalah 18 individu.

Lambat laun populasi satwa yang identik dengan dua cula ini terus mendapat perhatian. Sulitnya bereproduksi hingga terganggunya habitat membuat satwa herbivora ini menjadi prioritas penanganan di TNGL selain gajah, harimau, dan orangutan.

Halaman:

Editor: Endan Suhendra

Sumber: gunungleuser.or.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X