• Jumat, 30 September 2022

Gagal Diselundupkan, Ratusan Burung Kicau Dilepasliarkan di Tahura Sultan Adam

- Kamis, 15 September 2022 | 20:32 WIB
Sebanyak 486 ekor burung dari 11 jenis berbeda dilepasliarkan ke Kawasan Hutan Tahura Sultan Adam, Jumat, 8 September 2022 (ksdae.menlhk.go.id)
Sebanyak 486 ekor burung dari 11 jenis berbeda dilepasliarkan ke Kawasan Hutan Tahura Sultan Adam, Jumat, 8 September 2022 (ksdae.menlhk.go.id)

KABAR ALAM - Praktik perdagangan burung secara ilegal di Kalimantan Selatan seolah tidak pernah berhenti.

Praktik itu kembali terbongkar setelah BKSDA Kalsel, BBKSDA Jawa Timur, Reskrimsus Polda Jawa Timur, Balai Penegakan Hukum KLHK Wilayah Jawa Bali dan Nusa Tenggara dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ratusan burung kicau dari berbagai jenis.

Barang bukti berupa burung kicau dan pelaku berhasil diamankan saat sampai Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Baca Juga: Apa Itu FOLU Net Sink 2030? Ini Penjelasan Makna dan Tujuannya

Pada Jumat, 9 September 2022 pagi, sebanyak 486 ekor burung dari 11 jenis berbeda dilepasliarkan ke Kawasan Hutan Tahura Sultan Adam.

ke-11 jenis burung itu terdiri dari cica daun besar (Chloropsis sonnerati) sebanyak 306 ekor, serindit melayu (Loriculus galgulus) 13 ekor, cililin (Plathylophus galericulatus) 2 ekor, cica daun kecil (Chloropsis cyanophogon) 19 ekor, tiong emas (Gracula religiosa) 102 ekor, merbah belukar (Pycnonotus plumosus) 19 ekor, sikatan bakau (Cyornis rufigastra) 1 ekor, kucica hutan (Kittacincla malabarica) 3 ekor, kucica kampung (Copshycus saularis) 11 ekor, yuhina kalimantan (Staphida everetti) 9 ekor, kacembang gadung (Irena puella) 1 ekor.

Upaya pelepasliaran ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan populasi liar ke-11 jenis burung tersebut.

Baca Juga: BBKSDA Jabar dan UIN Bandung Kolaborasi Kembangkan Penelitian di Gunung Tilu dan TWA Pananjung

Ketua BKSDA Kalsel, Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc, menjelaskan, pelepasan burung ini merupakan kelanjutan dari translokasi burung oleh BBKSDA Jawa Timur, 8 September 2022.

Halaman:

Editor: Endan Suhendra

Sumber: ksdae.menlhk.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X