Kamis, 4 Juni 2020
News & Nature
Konservasi

TNAL Paparkan Upaya Penyelamatan Paruh Bengkok

Minggu, 12 Januari 2020

Talkshow bersama Walhi di Radio Insania FM

TNAL Paparkan Upaya Penyelamatan Paruh Bengkok
ksdae.menlhk.go.id
Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata (TNAL) menjadi narasumber dalam talkshow bersama Walhi di Radio Insania FM, di Ternate, Jumat (10/1/2020)

Sofifi -- Mengawali promosi kegiatan di awal tahun 2020, Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata (TNAL) menjadi narasumber dalam talkshow bersama Walhi di Radio Insania FM, di Ternate, Jumat (10/1/2020). Talkshow yang dipandu host Insania FM disiarkan secara langsung dengan tema “Biru Langitku, Hijau Bumiku”.

Sesi pertama berisi pandangan tentang berbagai bencana yang terjadi di Indonesia dan upaya pencegahannya. Sesi kedua tentang peran masing-masing instansi Balai TNAL dan Walhi. Pada sesi terakhir, masing-masing menceritakan tentang program atau kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2020.

Baca Juga: 23 Ekor Burung Paruh Bengkok Kembali ke Halmahera

Kepala Balai TNAL, Heri memberikan gambaran tentang kawasan beserta perannya untuk masyarakat sekitar. Di antara kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun 2019 adalah kemitraan berbasis konservasi dan pemberian akses kepada masyarakat dalam mengelola Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK). 

Selain itu, Heri juga memaparkan rencana kegiatan di tahun 2020, diantaranya upaya penyelamatan burung paruh bengkok milik Maluku Utara dengan pemantapan program Suaka Paruh Bengkok (SPB) di Desa Koli, Kecamatan Oba, peningkatan kemitraan konservasi, dan kegiatan unggulan itegrasi perlindungan, pengawetan, dan pemanfaatan lainnya.

Narasumber dari Walhi, Ahmad Rusdi yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif Walhi Maluku Utara juga mengutarakan program-program yang sedang dilaksanakan. Program tersebut di antaranya advokasi dan isu terkait perubahan iklim.

“Bekerja di dunia konservasi harus ikhlas dan cerdas, karena berhubungan dengan berbagai pihak dan berbagai kepentingan. Balai TNAL nanti akan turut mendukung pemerintah Provinsi Maluku Utara di bidang pengembangan wisata, yaitu dengan mendukung kegiatan Festival Aketajwe,” tutup Heri. 

Rencana kegiatan festival tersebut adalah dalam rangka promosi TNAL sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Maluku Utara.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR