Senin, 27 Januari 2020
News & Nature
Konservasi

BBKSDA Sumut Evakuasi Beruang Madu Terjerat

Minggu, 5 Januari 2020

Kerja sama dengan Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Hocru-OIC dan WCS

BBKSDA Sumut Evakuasi Beruang Madu Terjerat
ksdae.menlhk.go.id
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Hocru-OIC dan WCS  berhasil mengevakuasi satu individu beruang madu (Helarctos malayanus) yang terjerat di perkebunan Desa Saiserdang, Dusun Sumberwaras, Kecamatan Batangserangan, Kabupaten Langkat

Medan -- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Hocru-OIC dan WCS  berhasil mengevakuasi satu individu beruang madu (Helarctos malayanus) yang terjerat di perkebunan Desa Saiserdang, Dusun Sumberwaras, Kecamatan Batangserangan, Kabupaten Langkat. Beruang madu tersebut terjerat di kaki bagian kanan, dilihat dari luka pada kaki masih baru dan adanya luka lecet akibat jeratan tali tambang.  Beruang madu itu berjenis kelamin jantan, usia sekitar 8 tahun, berat badan 45 Kg dan sudah diberi nama “Jefri Taring”.

Dokter Hewan Balai Besar KSDA Sumatera Utara langsung melakukan pembiusan guna mempermudan melakukan pengobatan terhadap beruang madu tersebut. Pembiusan digunakan dengan cairan infus intravena dan subcutan, dan pengobatan dengan memberikan antibiotic dan vitamin, serta membersihkan luka jeratan.

Baca Juga: BBKSDA Sumut Sosialisasi Operasi Harimau

Melihat kondisi beruang madu yang tidak terlalu parah, hanya luka lecet di bagian kaki depan yang terkena jerat dan terjadi pembengkakan tapak kaki akibat luka yang meradang. Lukanya diperkirakan akan cepat sembuh dan bisa berjalan dengan normal. Oleh karena itu, dokter hewan merekomendasikan beruang madu segera dilepasliarkan. Akhirnya beruang tersebut dilepasliarkan di Kawasan daerah Desa Saiserdang Dusun Sumberwaras, Kec. Batangserangan, Kab. Langkat yang mengarah ke kawasan TNGL. 



BAGIKAN

BERI KOMENTAR