Minggu, 8 Desember 2019
News & Nature
Konservasi

TWA Sibolangit Selenggarakan Lesehan Ilmiah

Selasa, 26 November 2019

Peringati Hari Menanam Pohon Sedunia

TWA Sibolangit Selenggarakan Lesehan Ilmiah
ksdae.menlhk.go.id
Gerakan menamam pohon di TWA Sibolangit

Sibolangit -- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara bersama mahasiswa dan dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) menyelenggarakan “Lesehan Ilmiah” ke TWA Sibolangit bersama Perhimpunan Penjelajah Alam Bencana dan Konservasi Generasi Rimba Alam Semesta (GRAS). Even ini diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Pohon Sedunia, 21 November 2019 lalu.

Tujuan diadakannya berbagai kegiatan di TWA Sibolangit adalah untuk meningkatkan kepedulian serta peran generasi muda milenial dalam kegiatan yang berhubungan dengan Konservasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan demi terwujudnya alam yang lestari.

Baca Juga: PPS Sibolangit Kedatangan Para Jaksa

Kegiatan Hari Pohon Sedunia kali ini diikuti peserta dari 160 mahasiswa dan dosen UINSU,  8 orang anggota GRAS dan seluruh staf CA/TWA Sibolangit. Pada kesempatan itu, dosen Tadris Biologi UINSU, Muhammad Iqbal Haitame Tambunan M.Pd didampingi para dosen pembimbing lainya serta ketua panitia Irfan Ritonga menyatakan dukungan terhadap kegiatan seperti ini dilakukan secara rutin dengan tujuan untuk menularkan jiwa semangat  konservasi dan lingkungan kepada generasi muda.

Derean acaranya peringatan hari pohon sedunia yaitu sosialisasi fungsi dan manfaat pohon, pembersihan batang pohon, penanaman bibit pohon diarea longsor, pengenalan jenis pohon sambil fieldtrip (keliling) Jalur Interpretasi Kawasan oleh petugas resort TWA Sibolangit. Harapannya bumi kita tetap hijau, khususnya kawasan konservasi CA/TWA Sibolangit tetap terjaga kelestariannya.

Baca Juga: TWA Sibolangit Peringati Hari Bumi

Pada sambutannya Kepala Resort CA/TWA Sibolangit Samuel Siahaan menekankan kembali peran dan manfaat pohon itu sendiri seperti menjaga iklim, sebagai habitat satwa liar, penghasil oksigen dan makanan, penghasil obat herbal,   menyerap bau dan gas polusi (nitrogen oksida, amonia, sulfur dioksida, dan ozon), mencegah erosi, penyerap dan penyimpan air disamping penghasil kayu untuk berbagai produk dan manfaat lainnya.  alhasil dari kegiatan ini tertanam bibit pohon asli dari twa sibolangit dibekas longsor seperti pulai, cingkam,  kecing dan duku sebanyak 72 batang dan dibersihkannya batang pohon dari tumbuhan penggangu sebanyak 64 batang, disepanjang jalur a, b dan c.

 



BAGIKAN

BERI KOMENTAR