Minggu, 8 Desember 2019
News & Nature
Konservasi

Pastim dan Pasteng Gelar Pendidikan Konservasi

Senin, 25 November 2019

Kepada pelajar SMPN 31 Kepulauan Selayar

Pastim dan Pasteng Gelar Pendidikan Konservasi
ksdae.menlhk.go.id
Memperingati Hari Guru Nasional, Senin (25/11/2019), telah dilaksanakan giat pendidikan konservasi kepada pelajar SMPN 31 Kepulauan Selayar di Pusat Informasi Resort Pasitallu Timur (Pastim), Sabtu (23/11/2019)

Kepulauan Selayar -- Memperingati Hari Guru Nasional, Senin (25/11/2019), telah dilaksanakan giat pendidikan konservasi kepada pelajar SMPN 31 Kepulauan Selayar di Pusat Informasi Resort Pasitallu Timur (Pastim), Sabtu (23/11/2019). Walaupun tempatnya sederhana, pelajar tampak serius dan menikmati proses belajar-mengajar.

Giat diawali dengan penyampaian materi dari Kepala Resort Pasitallu Timur, Hendra Marannu, tentang pentingnya pendidikan dan semangat konservasi bagi generasi muda. Dilanjutkan dengan materi mengenai ekosistem laut dan sifat-sifatnya oleh Pejabat Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Pertama, Khoirul Anam. Selain materi, kegiatan juga diisi dengan permainan-permainan menarik untuk membangun keakraban, kekompakan para peserta didik. Di akhir materi ada ajang sesi tanya jawab.

Baca Juga: TNTBR Bantu 7 Kelompok Nelayan Susun RPP dan RKT

Pendidikan konservasi ini akan digalakan dua kali dalam sebulan dan mengkolaborasikan dengan resort yang berdekatan yaitu Resort Pasitallu Tengah. "Kami akan mencoba dalam sebulan membuka pendidikan konservasi di tempat ini buat adik-adik kami di dua desa ini, Tambuna dan Pasitallu. Kalaupun situasi tidak memungkinkan kami yang akan berkunjung ke sekolahnya," jelas Hendra.

"Selanjutnya kami akan berdiskusi dengan kepala sekolah dan guru, agar ke depannya pelajaran muatan lokal (mulok) yang ada di sekolah dapat rutin diisi dengan materi pendidikan konservasi oleh para pejabat fungsional di kedua resort ini," katanya.

Baca Juga: TNTBR Gelar Pelatihan Enumerator Perikanan

Giat ini menyajikan variasi materi yang dapat membangun semangat dan jiwa konservasi para peserta didik dan situasi diluar ruangan, sehingga lebih mengenal langsung lingkungannya.

Dengan terlibatnya petugas lapangan dalam dunia pendidikan di tingkat desa dapat membantu sekolah-sekolah yang kekurangan tenaga pengajar dalam kawasan TN Taka Bonerate.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR