Senin, 18 November 2019
News & Nature
Konservasi

TN Batang Gadis Menuju Kemitraan Konservasi

Minggu, 3 November 2019

Lakukan inventarisasi dan verifikasi pemanfaatan kawasan konservasi oleh masyarakat desa penyangga

TN Batang Gadis Menuju Kemitraan Konservasi
http://ksdae.menlhk.go.id

Panyabungan -- Pengelola Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) melakukan kegiatan inventarisasi dan verifikasi pemanfaatan kawasan konservasi oleh masyarakat desa penyangga. Demikian dilansir situs web ksdae.menlhk.go.id beberapa waktu lalu. 

Kegiatan ini dilakukan dalam mengawali kegiatan kemitraan konservasi yang membutuhkan ketersediaan data mengenai luas lahan, nama pemilik lahan, komoditas yang ditanam serta koordinat lahan yang berbentuk polygon.

Kegiatan kemitraan konservasi adalah salah satu Kebijakan Perhutanan Sosial di dalam kawasan konservasi sesuai dengan peraturan Ditjen KSDAE Nomor P.6/KSDAE/SET/Kum1/6/2018. Tujuan kebijakan ini adalah  adalah terbentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara pemegang izin kawasan konservasi dengan masyarakat setempat.

Tujuan kegiatan kemitraan konservasi adalah untuk memberikan perlindungan hukum bagi maayarakat yang mengelola kawasan konservasi, menjaga fungsi kawasan konservasi dan kelestarian keanekaragaman hayati serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat penyangga kawasan konservasi.

Demi mendapatkan data- data tersebut maka perlu dilaksanakan kegiatan Inventarisasi dan Verifikasi Pemanfaatan Kawasan Konservasi oleh masyarakat desa penyangga.

Selama 2019, kegiatan ini sudah berlangsung dan sudah dilaksanakan di dua wilayah seksi, yaitu Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) wilayah I Di Kelurahan Longat, Desa Sirambas dan Desa Lumban Dolok serta SPTN wilayah II di Desa Pastap Julu Balai Taman Nasional Batang Gadis.

Luas lahan yang telah diukur dalam kegiatan Inventarisasi dan Verifikasi Pemanfaatan Kawasan selama tahun 2019 seluas 161,88 Ha sekitar 3,36 % dari total Luas zona tradisional 4816.684 Ha.

Kegiatan ini menjadi prioritas di tahun yang akan datang, guna mendapatkan data yang lebih banyak. Kelanjutan dari kegiatan ini adalah terbentuknya Perjanjian Kerja sama antara Pemegang Izin Kawasan konservasi (TNBG) dengan masyarakat setempat yang mengelola kawasan. Harapannya melalui kerja sama ini, masyarakat tetap menjaga kelestarian hutan dan kesejahteraan mereka pun dapat meningkat.

Sumber : Christy - Penyuluh Balai Taman Nasional Batang Gadis



BAGIKAN

BERI KOMENTAR