Sabtu, 7 Desember 2019
News & Nature
Konservasi

BBKSDA Papua Evaluasi SM Mamberamo Foja

Rabu, 30 Oktober 2019

Laporan Akhir Dokumen EKF diserahkan ke KLHK

BBKSDA Papua Evaluasi SM Mamberamo Foja
ksdae.menlhk.go.id
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Papua telah melaksananakan pembahasan Laporan Akhir Dokumen Evaluasi Kesesuaian Fungsi (EKF) Suaka Margasatwa Mamberamo Foja, Senin (28/10/2019)

Jayapura -- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Papua telah melaksananakan pembahasan Laporan Akhir Dokumen Evaluasi Kesesuaian Fungsi (EKF) Suaka Margasatwa Mamberamo Foja, Senin (28/10/2019). Kegiatan dipimpin Kepala BBKSDA Papua, Edward Sembiring, S. Hut., M. Si. dan dihadiri tim penyusun dokumen, perwakilan masyarakat, Dinas Kehutanan Papua, Dinas Lingkungan Hidup Papua, akademisi Universitas Cenderawasih, dan pihak-pihak terkait lainnya.

Evaluasi Kesesuaian Fungsi Suaka Margasatwa Mamberamo Foja dilakukan untuk melihat kondisi awal dan terkini kawasan, terkait fungsi kawasan, kondisi eksisting kawasan, dan sosial budaya masyarakat sekitar. BBKSDA Papua telah melaksanakan pengumpulan data, peta, dan berbagai informasi tentang SM Mamberamo Foja untuk dikaji secara komprehensif, sehingga dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Kepala BBKSDA Papua Buka Uji Kompetensi

“Hasil EKF ini akan disampaikan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Direktur Jenderal KSDAE. Nantinya ada dua rekomendasi yang dihasilkan oleh tim, bisa berupa pemulihan ekosistem atau perubahan fungsi kawasan. Tentunya hal itu harus mengacu pada kaidah dan aturan-aturan yang ada, juga memperhatikan kondisi dan berbagai aspek, termasuk masyarakat adat di sekitar kawasan,” kata Edward. 

Evaluasi Kesesuaian Fungsi kawasan konservasi dilaksanakan atas dasar Keputusan Menteri LHK Nomor 547/Menlhk/KSDAE/KSA.0/11/2018 tentang pembentukan tim teknis EKF Cagar Alam Pegunungan Cycloop, Suaka Margasatwa Mamberamo Foja, dan Suaka Margasatwa Pulau Dolok. Ruang lingkup EKF, antara lain, usulan evaluasi, pembentukan tim teknis, pelaksanaan EKF, dan penyusunan rekomendasi. Untuk saat ini, dokumen EKF yang telah terselesaikan adalah Suaka Margasatwa Mamberamo Foja. Sementara EKF untuk Suaka Margasatwa Pulau Dolog dan Cagar Alam Pegunungan Cycloop sedang dalam proses penyusunan.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR