Sabtu, 7 Desember 2019
News & Nature
Konservasi

Bina Cinta Alam TNTBR Berlangsung Meriah

Senin, 28 Oktober 2019

Bertema "Generasi Milenial Cinta Alam"

Bina Cinta Alam TNTBR Berlangsung Meriah
ksdae.menlhk.go.id
Balai Taman Nasional Taka Bonerate (TNTBR) kembali menggelar Bina Cinta Alam

Desa Latondu -- Balai Taman Nasional Taka Bonerate (TNTBR) kembali menggelar Bina Cinta Alam. Kali ini kegiatan dipusatkan di Pulau Latondu. Giat bertema "Generasi Milenial Cinta Alam" ini menitikberatkan pada kegiatan aksi konservasi dan pemberian materi tentang lingkungan hidup dan konservasi yang disajikan pemateri ahli di bidangnya.

Berlangsung selama empat hari, 24-27 Oktober 2019, kegiatan dibuka Kepala Balai TN Taka Bonerate, Faat Rudhianto. Turut hadir pula Ocean Defender Greenpeace Indonesia, Ria Qorina yang juga fotografer profesional underwater, Mitra WCS-IP, perwakilan dari UPT Sulawesi Selatan seperti Balai Diklat LHK Makassar, TN Bantimurung Bulusaraung, Kepala SPTN Wilayah I Tarupa Raduan Parman, Ketua Dharma Wanita Balai TN Taka Bonerate, perangkat Desa Latondu dan kelompok masyarakat PAAP (Pengelolaan Akses Area Perikanan) Latondu serta Babinsa Latondu. "BCA (Bina Cinta Alam) tahun ini memilih lokasi Pulau Latondu. Diharapkan ke depan pulau lain akan jadi tuan rumah," kata Faat Rudhianto memulai sambutannya. 

Baca Juga: TNTBR Gelar Pelatihan Survey Sosial Ekonomi

Bina Cinta Alam ini diharapkan menumbuhkan rasa cinta dan menjaga lingkungan hidup untuk generasi muda milenial.

BCA Kali ini dirangkaikan dengan calender event pariwisata pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Festival Taka Bonerate 2019 yang juga dipusatkan di Pulau Latondu. Dengan terlaksananya kegiatan ini masyarakat diharapkan akan lebih mengerti dan paham manfaat dan arti penting pelestarian sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Pramuka dan pelajar sebagai komponen generasi muda milenial mempunyai peranan yang sangat penting dalam menunjang program kegiatan pelestarian alam dan lingkungan hidup.

Selain penanaman pohon di Pulau Tinabo dan Latondu, diadakan juga bersih pantai, belajar transplantasi karang, pelepas-liaran tukik, lomba yel-yel, pentas seni dan tentunya banyak games yang melatih kekompakan peserta dengan bermacam-macam hadiah menarik. Di penghujung acara malam penutupan, Kepala Dinas Kepariwisataan Kepulauan Selayar Andi Abdul Rahman menyempatkan hadir dan memberi sambutan sekaligus menutup resmi acara Bina Cinta Alam Tahun 2019.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR