Selasa, 10 Desember 2019
News & Nature
Konservasi

Ini Hasil Pengecekan Penyu Mati di Pantai Depok

Rabu, 23 Oktober 2019

Petugas BKSDA Yogyakarta lansung mendatangi lokasi

Ini Hasil Pengecekan Penyu Mati di Pantai Depok
Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta terdiri atas personil Polhut, PEH dan dokter hewan melakukan pengecekan ke lokasi ditemukannya penyu mati di Pantai Depok, Kabupaten Bantul

Yogyakarta -- Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta terdiri atas personil Polhut, PEH dan dokter hewan melakukan pengecekan ke lokasi ditemukannya penyu mati di Pantai Depok, Kabupaten Bantul.

Anggota SAR Pantai Parangtritis, Nugroho dan Dwi Purwanto melalui pesan whatsapp dan telepon  menginformasikan mengenai penemuan penyu dan lumba-lumba yang mati di Pantai Depok, Senin (21/10/2019) sekitar pukul 09.30 WIB. Pada hari yang sama, personil Resort Konservasi Wilayah Bantul bersama dokter hewan BKSDA Yogyakarta segera merapat ke lokasi.

Baca Juga: Buaya Muara Dievakuasi dari Rumah Warga

Setelah dilakukan pengecekan, di lapangan hanya ditemukan bangkai penyu. Sementara bangkai lumba-lumba sudah tidak ada lagi dan diduga terbawa ombak ke laut. Hasil nekropsi terhadap penyu menunjukkan bangkai penyu yang ditemukan adalah jantan, jenis penyu lekang (Lepidochelys olivacea) dengan ukuran karapas panjang 113 cm dan lebar 101 cm, sementara panjang penyu dari kepala hingga ujung ekor sekitar 171 cm.

Pada bangkai penyu yang ditemukan ini tidak dijumpai adanya bekas luka maupun sampah plastik di ususnya. Bekas makanan yang terdapat di usus berupa rumput laut dan sehelai senar pancing. Melihat kondisi bangkai penyu yang sudah mengeluarkan bau busuk, diperkirakan penyu sudah mati lebih dari 3 hari.

Kepala BKSDA Yogyakarta, M. Wahyudi menyatakan keprihatinannya terhadap kejadian ini. “Bangkai penyu yang ditemukan di Pantai Depok ini dilihat dari ukuran tubuhnya cukup besar, sangat disayangkan karena kita kembali menemukan penyu mati di pesisir pantai selatan ini. Teman-teman di lapangan saya minta untuk segera berkoordinasi dengan Fakultas Kedokteran Hewan dan Fakultas Biologi untuk membantu identifikasi penyebab kematian penyu di Pantai Depok  ini, sehingga ke depan dapat diambil langkah yang tepat terkait konservasi  penyu di Pesisir Pantai Selatan," tegasnya.

Bangkai penyu selanjutnya dikubur oleh petugas BKSDA Yogyakarta dengan dibantu  personil SAR Pantai Parangtritis yang bertugas di Pantai Depok.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR