Senin, 18 November 2019
News & Nature
Konservasi

BKSDA Kalsel Urun Rembuk Kegiatan Konservasi

Senin, 21 Oktober 2019

Di Desa Batakan

BKSDA Kalsel Urun Rembuk Kegiatan Konservasi
ppid.menlhk.go.id
Kegiatan Kemitraan konservasi di Desa Batakan yang sebagian desanya berada pada kawasan konservasi Taman Wisata Alam (TWA) Pelaihari terus dilakukan

Batakan - Kegiatan Kemitraan konservasi di Desa Batakan yang sebagian desanya berada pada kawasan konservasi Taman Wisata Alam (TWA) Pelaihari terus dilakukan. Salah satunya urun rembuk mencari solusi terbaik pengembangan dan pemberdayaan kelompok Jasa Usaha Wisata “Maju Bersama” Desa Batakan.  Kegiatan yang ini dilaksanakan di salah satu warung anggota kelompok itu dihadiri pengurus inti dan perwakilan dari kelompok usaha-kelompok usaha di Pantai Batakan.

Urun rembuk merupakan kegiatan tahapan sebelumnya sudah dilaksanakan, baik itu pembentukan kelompok ataupun penandatangan BAP Pengukuhan kelompok, dan segera akan dilakukan perjanjian kerja antara Kepala BKSDA Kalimatan Selatan Dr.Ir.Mahrus Aryadi, M.Sc dan Kelompok Jasa Usaha Wisata “Maju Bersama” Desa Batakan. 

Baca Juga: BKSDA Kalsel Gelar Penguatan Mitra Konservasi

Kelompok Jasa Usaha Wisata ini terbagi beberapa subseksi pelaksana antara lain warung makan, WC dan kamar mandi, penginapan/cottage, jasa sewa gazebo pantai, jasa sewa ATV, pedagang asongan, jasa penyeberangan Pulau Datu, cendramata dan ikan asin, jasa sewa kuda & andong, jasa banana boat, jasa penitipan kendaraaan roda 2 dan 4.

Di dalam pertemuan ini ada beberapa usulan ataupun permintaan dari beberapa subseksi kelompok antara lain pelatihan memasak bagi pemilik warung makan, tersedianya alat keamanan untuk jasa penyeberangan seperti pelampung dan kesamaan warna kapal/hiasan kapal penyeberangan, untuk WC dan kamar mandi mengharapkan adanya hiasaan atau warna-warni,  pengaturan gazebo, baik itu jumlah tata letaknya ataupun bentuk, mengaktifkan kembali pasar ikan yang sudah lama dibuat oleh BKSDA, mengharapkan adanya beberapa spot foto agar menambah/menarik pengunjung datang, pemasangan penerangan jalan di sepanjang obyek wisata, dan pembuatan musala.

Baca Juga: BKSDA Kalsel Beri Bantuan Pemberdayaan Masyarakat

Kepala BKSDA Kalimantan Selatan Dr.Ir.Mahrus Aryadi, M.Sc menambahkan, rencana pembuatan papan informasi, seperti peta wisata agar memudahkan para pengunjung melihat kondisi tempat wisata yang ada di TWA Pelaihari. Terkait beberapa permintaan anggota kelompok, ia mengatakan akan segera melakukan beberapa tahapan baik itu berkoordinasi kepada pihak-pihak terkait, Pemerintah Desa Batakan, pihak ketiga atau sponsor yang siap membantu mengakomodasi permintaan kelompok. 



BAGIKAN

BERI KOMENTAR