Senin, 9 Desember 2019
News & Nature
Konservasi

BBKSDA Papua Terima Tiga Ekor Satwa Dilindungi

Senin, 30 September 2019

Implementasi Sinergitas Kolaboratif dengan Satgas TNI Pamtas RI-PNG Sektor Utara

BBKSDA Papua Terima Tiga Ekor Satwa Dilindungi
ksdae.menlhk.go.id
Burung kakatua

Jayapura -- Polisi Kehutanan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua menerima satwa liar dilindungi dari Dan Pos Bendungan Tami Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713 Satya Tama, Minggu (29/9/2019). Serah terima satwa berlangsung di Pos TNI Bendungan Tami Kampung Gambut, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. 

Jenis satwa liar dilindungi yang diserahkan berjumlah tiga ekor dalam keadaan hidup, yaitu seekor kakatua raja (Probosciger aterrimus), seekor kakatua jambul kuning (Cacatua galerita), dan seekor bayan hijau (Eclectus rotatus). Satwa-satwa tersebut merupakan hasil pengamanan petugas Satgas Pamtas dari oknum pemburu/penangkap satwa di wilayah perbatasan. 

Baca Juga: Papua Tanda Tangani Deklarasi Bersama

Saat ini, tiga satwa tersebut telah diamankan di kandang transit BBKSDA Papua di Buper Waena. sementara pengembangan terhadap pelaku pemburu satwa masih didalami bersama Gakkum LHK Wilayah Maluku Papua.

Setelah penandatanganan Berita Acara Serah Terima Satwa, BBKSDA Papua juga menyerahan poster TSL yang dilindungi kepada TNI di Pos Bendungan Tami Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Utara. 

Baca Juga: Sinergi Tiga Balai Gagalkan Peredaran TSL Ilegal

Kepala Satuan Polisi Kehutanan BBKSDA Papua, Purnama Ashari, menyampaikan pesan kepada Satgas Pamtas RI-PNG mengenai pentingnya menjaga wilayah teritorial sekaligus menjaga kekayaan sumber daya alamnya. Sementara Kepala BBKSDA Papua, Edward Sembiring, S,Hut., M.Si., menyatakan, hal ini merupakan salah satu implementasi dari Deklarasi Bersama yang dilaksanakan tanggal 25 September 2019. 

"Ini membuktikan bahwa sinergitas dan kolaborasi di antara stakeholder bersifat sangat penting. Karena segala sesuatu akan menjadi lebih mudah bila dilakukan bersama-sama, untuk mencapai tujuan yang sama demi menjaga keutuhan negara, baik dalam hal wilayah teritorial maupun sumber daya alamnya,” katanya. 



BAGIKAN

BERI KOMENTAR