Sabtu, 7 Desember 2019
News & Nature
Konservasi

Bekantan Dilepasliarkan di TWA Pulau Suwangi

Jumat, 27 September 2019

Hasil evakuasi BKSDA Kalsel

Bekantan Dilepasliarkan di TWA Pulau Suwangi
ksdae.menlhk.go.id
Bekantan yang diamankan warga Desa Karang Intan, Kuranji, Kabupaten Tanah Bumbu ini akhirnya dilepaskan (ditranlokasi) ke Pulau Suwangi pada Senin (23/9/2019)

Batulicin -- Satu lagi maskot Kalimantan Selatan berhasil diselamatkan. Pada Minggu (22/9/2019), Kantor SKW III Batulicin BKSDA Kalsel mendapat laporan dari Camat Desa Kuranji, Samsir bahwa terdapat bekantan (Nasali larvatus) yang masuk ke perkebunan karet milik masyarakat. 

Menindaklanjuti laporan tersebut, atas arahan Kepala SKW III Batulicin, Nikmat Hakim Pasaribu, S.P, M.Sc, pihak kecamatan bersama KPH Kusan dan Polsek Kuranji menyerahkan satwa ke petugas SKW III Batulicin yang bertugas saat itu, Muhammad Tejar.

Baca Juga: BKSDA Kalsel Selamatkan Bekantan

Dari hasil pengecekan petugas, bekantan berjenis kelamin jantan, berumur 3-4 tahun tersebut dalam kondisi sehat dan dapat dilepaskan kembali ke habitatnya. Salah satu lokasi yang akan dijadikan tempat pelepasan adalah Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Suwangi yang lokasinya berdekatan dengan lokasi bekantan ditemukan. TWA Pulau Suwangi merupakan salah satu kawasan konservasi yang bertipe ekosistem mangrove yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu.

Tindakan cepat dan terkoordinasi ini sangat diapresiasi Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc. "Keterlambatan penanganan dapat menyebabkan dampak negatif bagi satwa dan juga bagi masyarakat. Ke depan kami selalu akan bersinergi dengan para pihak dalam penyelamatan satwa yang terancam punah ini," katanya.

Bekantan yang diamankan warga Desa Karang Intan, Kuranji, Kabupaten Tanah Bumbu ini akhirnya dilepaskan (ditranlokasi) ke Pulau Suwangi pada Senin (23/9/2019). 



BAGIKAN

BERI KOMENTAR