Selasa, 10 Desember 2019
News & Nature
Konservasi

Terjerat Jaring, Dua Penyu Berhasil Dievakuasi

Selasa, 27 Agustus 2019

Dikembalikan ke habitatnya

Terjerat Jaring, Dua Penyu Berhasil Dievakuasi
ksdae.menlhk.go.id
Penyu terjerat jaring nelayan dievakuasi kembali

Tombariri -- Dua ekor penyu yang terjerat jaring nelayan berhasil dievakuasi kembali ke habitatnya. Seorang nelayan dari Desa Teling, Kecamatan Tombariri, Apolos Bungkaesang, mengalami kejadian tersebut pada Sabtu (24/8/2019) sekitar pukul 07.00 pagi. Menyadari ada 2 ekor penyu yang terjerat di jaring sero miliknya, ia langsung menghubungi anggota MMP Resort Poopoh. Informasi tersebut dilanjutkan ke Koordinator Resort.

Selanjutnya pada Senin (26/8/2019), dipimpin langsung Kepala Seksi, Hendrieks Rundengan SP, penyu tersebut dievakuasi bersama Polisi Kehutanan, staf SPTN Wilayah II dan petugas MMP beserta nelayan setempat.

Baca Juga: TN Bunaken dan Lantamal VIII Gelar Penyegaran MMP

Hendrieks menyampaikan, penyu merupakan satwa prioritas yang ditingkatkan populasinya. Satwa ini dilindungi berdasarkan PP 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Tumbuhan dan Satwa Liar jo Permen Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri LHK No.P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 Jenis Tumbuhan Satwa Yang Dilindungi.

Dijelaskannya, keberadaan penyu sangat penting dari sisi ekologi, yakni sebagai salah satu indikator keseimbangan biologis, menjaga kondisi hamparan lamun serta memungkinkan karang berkoloni dan terumbu karang menjadi sehat kembali. Kita tahu bersama bahwa terumbu karang merupakan ekosistem kompleks tempat dimana ikan berkembang biak, sehingga dapat mendukung manfaat ekonomi bagi nelayan dalam hal suplay ikan di perairan sekaligus karang yang bagus memberikan nilai intrinsik wisata alam.

Baca Juga: TN Bunaken Tingkatkan Kapasitas Selam Masyarakat

Dari hasil identifikasi diketahui, penyu tersebut adalah jenis Penyu Hijau (Chelonia mydas) dengan ukuran karapas P : 65 cm dan L : 45 cm dan bobot kurang lebih 55 kg, adapun penyu lainnya adalah Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata) atau yg lebih dikenal sebagai hawksbill turtle dengan ukuran karapas P : 100 cm dn L : 50 cm dan bobot kurang lebih diatas 100 kg.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR