Selasa, 10 Desember 2019
News & Nature
Konservasi

BKSDA Kalsel Bentuk Kelompok Kemitraan Konservasi

Senin, 26 Agustus 2019

Di kawasan Suaka Margasatwa Pelaihari

BKSDA Kalsel Bentuk Kelompok Kemitraan Konservasi
ksdae.menlhk.go.id
BKSDA Kalimantan Selatan membentuk kelompok kemitraan konservasi di Muara Sungai Sabuhur, Kecamatan Jorong, wilayah Suaka Margastawa (SM) Pelaihari.

Pelaihari -- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan membentuk kelompok kemitraan konservasi di Muara Sungai Sabuhur, Kecamatan Jorong, wilayah Suaka Margastawa (SM) Pelaihari. Pembentukan kelompok kemitraan konservasi dilaksanakan di salah satu rumah tokoh masyarakat yang dihadiri Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Pelaihari, Mirta Sari, S.Hut., M.P, sekretaris desa, tokoh masyarakat, warga Desa Sabuhur dan BKSDA Kalsel.

Sekretaris Desa Sabuhur, Syarbandi, menyambut baik dan mendukung niat BKSDA Kalimantan Selatan membentuk kelompok kemitraan konservasi untuk memajukan desa.  

Sementara Kepala (SKW) I Pelaihari, Mirta Sari, S.Hut., M.P. mengatakan, dalam menjaga kawasan SM Pelaihari, masyarakat Desa Sabuhur perlu berperan aktif karena berada paling dekat dengan kawasan. "Rusak atau baiknya kondisi kawasan hutan berakibat langsung terhadap masyarakat Desa Sabuhur. Pola kemitraan konservasi di kawasan Suaka Margasatwa Pelaihari ini adalah melalui mekanisme pemulihan ekosistem," katanya.

Baca Juga: Solusi Pemulihan Ekosistem SM Kuala Lupak

Pelaksanaan pemulihan ekosistem yang dilakukan di SM Pelaihari adalah dengan rehabilitasi DAS oleh perusahaan Pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH). Dengan demikian, dalam mekanisme kontrak kerja penanaman mengikuti aturan dari perusahaan.

Tokoh masyarakat, Nurdin pun sangat mendukung BKSDA Kalsel membantu masyarakat di Muara Sungai Sabuhur. “Kami berharap agar warga Desa Sabuhur diutamakan dan dilibatkan dalam kegiatan kemitraan sehingga dapat memajukan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Muara Sungai Sabuhur,” katanya.

Setelah melalui diskusi disepakati, kelompok masyarakat mitra konservasi Muara Sabuhur bernama Kelompok Pantai Baru diketuai oleh Nurdin dengan Sekretaris Mustafa dan Bendahara Nafiah.

Kepala BKSDA Kalsel, Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc., sangat mendorong pola-pola kemitraan di wilayah kerjanya. Hal ini juga dalam rangka melaksanakan kebijakan Dirjen KSDAE KLHK, Ir. Wiratno, M.Sc. yang menyatakan, pelibatan masyarakat kunci penting dalam pengelolaan kawasan konservasi. "Ada blok-blok yang bisa diberikan akses kepada masyarakat setempat sekitar kawasan," katanya.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR