Senin, 9 Desember 2019
News & Nature
Konservasi

6 Ekor Satwa Dilepasliarkan di Tahura Sultan Adam

Kamis, 1 Agustus 2019

Dilakukan BKSDA dan Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan

6 Ekor Satwa Dilepasliarkan di Tahura Sultan Adam
ksdae.menlhk.go.id
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan bersama Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan melepasliarkan satwa di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Mandiangin, Kabupaten Banjar, Kamis (1/8/2019)

Banjarbaru -- Untuk menjaga dan melestarikan populasi satwa liar di habitat alaminya, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan bersama Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan melepasliarkan satwa di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Mandiangin, Kabupaten Banjar, Kamis (1/8/2019). 

Sebanyak 6 ekor satwa yang dilepasliarkan di Tahura yaitu seekor binturong (Arctictis binturong), 2 ekor kukang (Nycticebus menagensis), seekor musang pandan (Paradoxurus hermaphrodites), dan 2 ekor ayam hutan (Lophura ignita).

Baca Juga: Kucing Hutan Dilepasliarkan di Tahura Sultan Adam

Menurut Kepala BKSDA Kalsel, Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc., pelepasliaran ini merupakan salah satu upaya menjaga populasi satwa liar di habitat alami. "Ke depan kita berharap satwa yang dilepasliarkan di Tahura ini dapat beradaptasi dan berkembang biak, sehingga resiko kepunahan satwa dapat diminimalisir," katanya.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR