Selasa, 10 Desember 2019
News & Nature
Konservasi

Ada Gerakan "Selingkuh Sampai Gila" di TN Matalawa

Minggu, 28 Juli 2019

Program pemberdayaan masyarakat sekitar hutan

Ada Gerakan "Selingkuh Sampai Gila" di TN Matalawa
ksdae.menlhk.go.id
Program pemberdayaan masyarakat sekitar hutan di TN Matalawa

Waingapu -- Permasalahan yang kerap terjadi di sekitar kawasan hutan adalah ketergantungan masyarakat terhadap kawasan hutan untuk penghidupan mereka sehari-hari. Kurangnya pengetahuan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan membuat mereka tidak dapat memaksimalkan sumber daya lain yang ada di sekitar tempat tinggalnya.

Balai Taman Nasional Manupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti (TN Matalawa) sebagai pengelola kawasan konservasi juga menghadapi masalah yang sama. Kawasan yang dikelilingi oleh masyarakat di sekitar kawasannya membuat tingkat kerawanannya semakin tinggi. Karena itu, Balai TN Matalawa terus berusaha meningkatkan kemampuan para tokoh masyarakat desa sehingga mereka mampu menularkan ilmu-ilmu yang didapat di lingkungan desanya.

Baca Juga: Milenial Diajak Lestarikan Biodiversitas Sumba

Kali ini, Balai TN Matalawa membuat kegiatan dengan nama yang cukup unik, yaitu Selingkuh Sampai Gila. Nama kegiatan ini adalah kependekan dari ‘Selamatkan Lingkungan Hidup Sampai Terwujud Gerakan Insani Lestarikan Alam’. Kegiatan ini berisi berbagai macam pelatihan, diantaranya: pengolahan dan pembuatan jamu, pengenalan dan cara penanaman jenis-jenis toga (tanaman obat keluarga), pembuatan keripik, serta pembuatan probiotik dari gula sabu dan jantung pisang.

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I yang mewakili Kepala Balai, Abdul Basit Nasriyanto, S.Hut, M.Sc, berlangsung selama 3 hari di Lewa, Sumba Timur. Peserta utama dari kegiatan ini oleh 7 kelompok Desa Penyangga TN Matalawa, yaitu masyarakat dari Desa Nangga, Wanggameti, Umamanu, Padiratana, Manurara, Hupumada, dan Katikuloku.

Baca Juga: Penyegaran Kelompok Pemanfaat HHBK TN Matalawa

Kepala SPTN I menyampaikan rasa terima kasih kepada para fasilitator yang telah membimbing masyarakat dalam kegiatan ini. Dari kegiatan ini, para perwakilan masyarakat diharapkan dapat turut menularkan materi-materi yang telah diberikan kepada masyarakat sekitar tempat mereka tinggal. Dengan begitu, masyarakat dapat lebih mengoptimalkan sumber daya yang mereka miliki di sekitar tempat tinggal untuk meningkatkan taraf perekonomian mereka.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR