Senin, 9 Desember 2019
News & Nature
Konservasi

BKSDA Kalsel Selamatkan Bekantan

Kamis, 18 Juli 2019

Bersinergi dengan KPH Kusan Hulu

BKSDA Kalsel Selamatkan Bekantan
ksdae.menlhk.go.id
Petugas evakuasi bekantan

Batulicin -- Bekantan yang keluar dari habitatnya kembali berhasil diselamatkan. Kali ini terjadi di Jalan Manggis yang tembus ke Jalan Lingkar 30, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu. Informasi ini disampaikan ke BKSDA Kalsel oleh Kepala KPH Kusan, Ir. Safriani, MP.

Berdasarkan informasi tersebut, tim penanganan konflik satwa Seksi Konservasi Wilayah III Batulicin  yang terdiri dari Suriansyah, S.Hut., Ahmad Nabawi, Bariansyah dan Agus Eko bergerak melakukan evakuasi bekantan (Nasalis larvatus).

Baca Juga: BKSDA Kalsel Terima Penyerahan Bayi Buaya Muara

Dari informasi yang didapat, satwa tersebut telah berada di kantor KPH Kusan, Kabupaten Tanah Bumbu. Stibanya di sana, tim penanganan konflik satwa melakukan koordinasi bersama KPH Kusan dan melakukan pulbaket kepada warga yang melakukan penyerahan satwa.

Dari kronologi kejadian diketahui, bekantan awalnya hendak menyeberang jalan dari hamparan hutan rawa ke area hutan di seberangnya. Namun naas satwa tersebut tertabrak warga yang kebetulan lewat mau memancing ikan, kemudian satwa tersebut terjatuh dan diam di pinggir jalan. Kemudian  oleh warga bekantan tersebut di bawa ke kantor KPH Kusan untuk diserahkan.

Kejadian bekantan tertabrak kendaraan bukan yang pertama kali terjadi. Tahun 2019 ini saja, sudah 2 kali terjadi. Kedua-duanya terjadi di Banjarmasin. 

Menurut Kepala Balai KSDA Kalsel, Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc., peristiwa ini memberikan indikasi bahwa habitat Bekantan memang semakin berkurang. Perlu upaya lebih dengan melibatkan multipihak untuk menyelamatkan satwa maskot Kalsel ini, imbuhnya. Kami apresiasi warga yang aktif membantu perlindungan satwa, demikian pula tim KPH Kusan Hulu yang sigap menangani Bekantan tersebut.

Baca Juga: BKSDA Kalsel Ungkap Perdagangan Satwa Dilindungi

Setelah Tim selesai melakukan pulbaket dan berkoordinasi dengan KPH Kusan, kemudian Tim mengevakuasi satwa Bekantan. Secara umum Bekantan dalam kondisi sehat dan hanya mengalami sedikit luka dibagian tangan. Setelah menjalani perawatan, Bekantan segera dilepasliarkan di jalan Lingkar 30 yang berdekatan dengan aliran anak sungai Batulicin. Hamparan hutan di daerah ini merupakan hutan rawa yang sering di jumpai populasi Bekantan. 



BAGIKAN

BERI KOMENTAR