Sabtu, 7 Desember 2019
News & Nature
Konservasi

Aktivitas Kemitraan Konservasi di TNAL

Jumat, 17 Mei 2019

Melaksanakan Perjanjian Kerjasama dengan masyarakat sekitar kawasan

Aktivitas Kemitraan Konservasi di TNAL
ksdae.menlhk.go.id
Direktorat Kawasan Konservasi melakukan bimbingan teknis kemitraan konservasi terhadap para penyuluh kehutanan dan pejabat fungsional lainnya di Ruang Rapat Balai TNAL, di Sofifi, Rabu (15/5/2019)

Sofifi -- Kemitraan konservasi merupakan salah satu program Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kegiatan tersebut bertujuan memberikan akses kepada masyarakat terhadap Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di dalam kawasan konservasi seperti pada Zona Tradisional di kawasan taman nasional dengan dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata (TNAL) telah melaksanakan Perjanjian Kerjasama dengan masyarakat sekitar kawasan. Di antaranya dengan kelompok petani damar di Desa Bukit Durian dan Gosale. Potensi HHBK berupa getah damar dari pohon agathis di dalam kawasan TNAL telah menjadi tambahan penghasilan bagi masyarakat kedua desa tersebut.

Baca Juga: TNAL Berdialog dengan Pemkab Halmahera Tengah

Pada Rabu (15/5/2019), Direktorat Kawasan Konservasi melakukan bimbingan teknis kemitraan konservasi terhadap para penyuluh kehutanan dan pejabat fungsional lainnya di Ruang Rapat Balai TNAL, di Sofifi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi tambahan terkait pelaksanaan teknis kemitraan konservasi bagi petugas lapangan Balai TNAL. 

Kegiatan ini juga menjadi bahan informasi bagi Direktorat Kawasan Konservasi tentang tantangan yang dihadapi oleh petugas TNAL selama melaksanakan kemitraan konservasi bersama masyarakat. “Kami senang bisa diskusi dengan penyuluh dan petugas lapangan lainnya tentang kemitraan konservasi ini. Karena dengan pertemuan seperti ini kami jadi mengetahui kendala dan tantangan petugas lapangan,” kata Kepala Seksi Bina Zona Pemanfaatan Tradisional, Sri Lestari Indriani.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR