Senin, 27 Januari 2020
News & Nature
Inovasi

BP2TSTH Dukung Pengembangan Gerunggang

Kamis, 12 Desember 2019

Bisa mencegah kebakaran hutan dan lahan

BP2TSTH Dukung Pengembangan Gerunggang
BP2TSTH Kuok
Penanaman massal Gerunggang dilaksanakan dalam rangka memperingati hari menanam pohon sedunia di Kabupaten Bengkalis (9/12/2019)

Bengkalis -- Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Serat Tanaman Hutan (BP2TSTH) Kuok mendukung pengembangan hutan rakyat Gerunggang di Bengkalis dalam rangka mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan penanaman massal Gerunggang dilaksanakan dalam rangka memperingati hari menanam pohon sedunia di Kabupaten Bengkalis (9/12/2019) yang diinisiasi oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ikatan Pemuda Melayu Peduli Lingkungan (IPMPL).

Dalam sambutannya, Kepala Balai BP2TSTH yang diwakili oleh salah seorang penelitinya Opik Taupik Akbar, S.Hut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada panitia yang mampu mengadakan acara tersebut secara swadaya serta konsisten memperjuangkan Gerunggang sebagai salah satu tanaman pencegah karhutla. 

Baca Juga: Pembangunan Ecobee Park, BP2TSTH Gandeng Bank BNI

“Selain berdampak positif terhadap lingkungan, Gerunggang juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena mimiliki sifat kayu yang bagus seperti bisa dijadikan sebagai bahan baku pulp dan kertas, sangat awet sehingga cocok untuk kayu pertukangan dan furniture, serta bisa dijadikan alternatif dalam pengobatan,” ungkap Opik.

Oleh karenanya, peneliti BP2TSTH yang sudah cukup lama bekerjasama dengan masyarakat Bengkalis dalam melakukan penelitian Gerunggang ini, sangat mendukung apabila Gerunggang masuk dalam prioritas nasional untuk mencegah karhutla. 

Baca Juga: BP2TSTH-BTNBT Berdayakan Warga di Zona Tradisional

Ketua LSM IPMPL, Sholichin, menyampaikan bahwa Gerunggang ini terbukti mampu mencegah karhutla, sehingga dipilih untuk ditanam secara massal di Bengkalis. Bukti tersebut dapat dilihat dari lahan gambut yang ditanamani Gerunggang oleh kelompok tani binaan LSM IPMPL. Lahan tersebut bebas dari kebakaran. Hasil penelitian BP2TSTH bahwa lahan yang ditanam Gerunggang mampu meningkatkan kelembaban lahan, menurunkan suhu gambut, serta meningkatkan permukaan air gambut, menurutnya juga menjadi salah satu yang mendasari kegiatan ini. 

“Dengan mengangkat semangat swadaya demi kepentingan bangsa dan negara, acara ini bisa terlaksana meski dengan swadaya. Acara ini untuk mengawali menanam Gerunggang secara massal dalam mengatasi karhutla serta meningkatkan ekonomi masyarakat pada areal seluas 2.950 ha oleh 1.495 orang dari 40 kelompok tani menuju Indonesia bebas asap, ”jelas Solichin.

Baca Juga: BP2TSTH Kuok Optimalkan Pengelolaan Datin

Dalam perbincangan dengan Pak Solichin, diketahui kayu Gerunggang tidak pernah sepi peminat baik untuk kayu pertukangan, kayu cerocok, maupun furniture sehingga masyarakat yang menanam Gerunggang tidak perlu khawatir untuk memasarkan kayunya. LSM IPMP bahkan sudah mengurus perizinan dalam penebangan sampai penjualan kayu Gerunggang. Saat ini juga sedang dikembangkan metode tumpang sari sehingga petani mampu mendapatkan penghasilan tambahan bahkan sebelum pohoh Gerunggang ditebang. 

Bukti keberhasilan LSM IPMPL yang sejak tahun 2014 telah bergerak dalam budidaya Gerunggang diantaranya telah memiliki sertifikat sumber benih tanaman hutan, memiliki surat izin dalam pengelolaan lahan untuk budidaya Gerunggang, serta mendapat dukungan penuh dari Gubernur Riau, H. Syamsuar yang telah memberikan arahan dalam memperoleh dana CSR dari perusahaan swasta. 

Baca Juga: HAKI Pencapaian Tertinggi Para Peneliti

Selaras  dengan hal tersebut, Ketua DPRD Provinsi Riau Drs. H. Indra Gunawan Eet PhD mengatakan, perlunya koordinasi dan menyatukan persepsi antara Pemerintah Pusat dan Daerah, Perusahaan Swasta, LSM, dan masyarakat yang peduli lingkungan dalam penanganan karhutla. Ketua DPRD Provinsi Riau tersebut juga menghimbau agar silaturahim antara berbagai stakeholder tetap terjalin. Dukungan dan apresiasi sebesar-besarnya juga disampaikannya  kepada LSM IPMP dan siap memberikan bantuan dan mengusahakan agar perusahaan swasta juga dapat memberikan sumbangsih dalam upaya pencegahan karhutla.

Sementara itu Wakil Bupati Bengkalis, H Muhammad ST.MP mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini patut didukung penuh. Menurut orang nomor dua di Kabupaten Bengkalis itu, selain bisa mengantisipasi dari karhutla, Gerunggang juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Kita harus berbangga dengan Kelompok LSM IPMPL yang telah mampu membudidayakan pohon gerunggang ini yang merupakan pohon asli Bengkalis, “ujarnya.

Baca Juga: BP2TSTH Kuok Kembangkan Biopot

Kegiatan penananam gerongang dalam memperingati hari menanam pohon sedunai dihdairi oleh Ketua DPRD Provinsi Riau Drs. H. Indra Gunawan Eet, PhD, Wakil Bupati Bengkalis H. Muhammad, ST, MP. Dandim 0303/Bengkalis diwakili Danramil 01/Bengkalis Mayor Arm Bismi Tambunan, SE. Polres Bengkalis diwakili Kapolsek Bengkalis AKP Maitertika, SH, MH. Kadis Lingkungan Hidup H. Arman, Balai Penelitian dan Pengembvangan Teknologi Serat Tanaman Hutan (BP2TSTH), Camat Bengkalis dan Bantan serta para kepala desa sekitar, perwakilan PT. RAPP dan PT. Sinarmas Forestry, serta kelopok petani yang siap menanam Gerunggang di lebih dari 1.000 ha.*



BAGIKAN

BERI KOMENTAR