Minggu, 20 Oktober 2019

Petani TN Kelimutu Panen Perdana Sawi dan Selada

Rabu, 11 September 2019

Gunakan pestisida organik berbahan dasar kirinyuh hasil olahan kelompok Tani Rimbawan binaan Resort Nduaria, SPTN 1 Moni

Petani TN Kelimutu Panen Perdana Sawi dan Selada
TN Kelimutu
Petani TN Kelimutu Panen Perdana Sawi dan Selada

Kelimutu -- Satu lagi produk pengembangan pertanian organik Taman Nasional Kelimutu melalui pemberantasan IAS Kirinyuh menunjukan hasil. Rafel, petani dari Nduaria, salah satu desa penyangga TN Kelimutu telah melakukan panen perdana tanaman sayur sawi dan selada menggunakan pestisida organik berbahan dasar kirinyuh hasil olahan kelompok Tani Rimbawan binaan Resort Nduaria, SPTN 1 Moni, Minggu (1/9/2019) lalu.

Hasil ini cukup membesarkan hati karena pada penggunaan sebelumnya pestisida organik ini belum menunjukan hasil yang memuaskan. Diperkirakan karena dosis sebelumnya yang terlalu kecil, selain terkena guyuran hujan.

Baca Juga: TN Kelimutu Bina Kelompok Tani Rimbawan

Dengan penambahan dosis dan frekuensi penggunaan pestisida, Rafel sangat puas dengan hasil sayurnya yang subur. Menurutnya, walaupun dosis ditambah, pestisida organik ini tidak panas bagi tanaman karena menggunakan campuran bahan-bahan dari tumbuhan (herbisida) dan tentunya diharapkan  juga aman bagi masyarakat yang mengkonsumsi. 

Dari catatan personil Resort Nduaria, selama dua bulan sebelumnya, Rafel rutin seminggu tiga kali melakukan penyemprotan pestisida pada tanamannya.

Sebelumnya panen tanaman organik baik yang menggunakan pestisida atau pupuk organik berbahan dasar kirinyuh telah berhasil pada tanaman bawang merah dan sayur kol di beberapa desa penyangga TN Kelimutu.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR