Senin, 9 Desember 2019
News & Nature
Inovasi

Peran BP2LHK Kupang Dalam Penelitian Burung

Selasa, 26 Maret 2019

Peluncuran Dokumen Strategi dan Rencana Aksi Konservasi (SRAK) Elang Flores

Peran BP2LHK Kupang Dalam Penelitian Burung
bpplhkkupang.or.id
Peluncuran Dokumen Strategi dan Rencana Aksi Konservasi (SRAK) Elang Flores

Kupang -- Dokumen Strategi dan Rencana Aksi Konservasi (SRAK) Elang Flores diluncurkan pada acara puncak Workshop Elang Flores dan Habitatnya di Kompleks Pesanggrahan Belanda, Taman Nasional Kelimutu, Kamis (21/3/2019) lalu. 

Acara ini dihadiri Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ir. Wiratno, M.Sc selaku,  Staf Ahli Bupati Ende, Direktur BPEE KLHK, Kepala Balai Besar KSDA NTT, dan kepala balai taman nasional wilayah NTB & NTT, Balai Litbang LHK Kupang, Kodim 1602 Ende, Polres Ende, Kejari Ende, SKPD dan jajaran Pemkab Ende, mitra LSM Raptor Indonesia, PILI, Burung Indonesia, Raptor Conservation Society, serta organisasi dan tokoh masyarakat. 

Baca Juga: Peneliti BP2LHK Kupang Jadi Pemateri

Pada acara ini juga dilakukan pencanangan Pokja Elang Flores, pengukuhan kelompok masyarakat peduli elang flores “Jatabara” Kecamatan Wolojita dan deklarasi bersama konservasi elang flores dan habitatnya. 

Untuk mengapresiasi kerja keras dalam penyusunan dokumen SRAK ini, penghargaan kepada anggota Tim Penyusun SRAK Elang Flores diberikan secara langsung oleh Direktur Jenderal KSDAE. Termasuk salah satu peneliti BP2LHK Kupang, Oki Hidayat, S.Hut, M.Bio.Sc yang turut menerima penghargaan tersebut. 

Baca Juga: HP Oelsonbai sebagai Laboratorium Alam Kota Kupang

Pada saat bersamaan, Oki Hidayat juga menyerahkan buku “Habitat dan Keanekaragaman Burung Teluk Kupang” kepada Direktur Jenderal KSDAE. Buku tersebut merupakan salah satu kiprah BP2LHK Kupang sebagai lembaga riset yang menghasilkan IPTEK di wilayah Nusa Tenggara.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR