• Jumat, 9 Desember 2022

Pakar Unpad Ragukan Gempa Bumi Cianjur Dipicu Pergerakan Sesar Cimandiri, Begini Hipotesisnya!

- Jumat, 25 November 2022 | 22:08 WIB
Dosen Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran Dr. Ir. Ismawan, M.T.   (unpad.ac.id)
Dosen Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran Dr. Ir. Ismawan, M.T. (unpad.ac.id)

 

KABAR ALAM - Rangkaian gempa bumi Cianjur sejak Senin, 21 November 2022, yang hingga Jumat, 25 November 2022 sudah menelan 310 korban jiwa, disebut-sebut terjadi karena pergerakan Sesar Ciamndiri.

Namun, Dosen Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran, Dr. Ir. Ismawan, M.T., justru meragukan pergerakan Sesar Cimandiri sebagai pemicu gempa bumi Cianjur.

Salah satu yang mendukung hipotesis tersebut adalah lokasi episenter gempa bumi Cianjur yang berada jauh dari bentangan Sesar Cimandiri.

Baca Juga: Terdampak Gempa Cianjur, Begini Hasil Pengecekan Jalur Pendakian Cibodas-Gunung Putri TN Gunung Gede Pangrango

“Yang jelas, saya yakin ini bukan bagian dari Sesar Cimandiri, meskipun arahnya sama,” kata Ismawan seperti dikutip KABARALAM.com dari Kanal Media Unpad, Jumat, 25 November 2022.

Ismawan mengatakan, kawasan Cugenang yang menjadi episenter gempa bumi Cianjur berjarak sekira 10 kilometer di sebelah utara jalur Sesar Cimandiri.

Jalur sesar Cimandiri sendiri bermula dari Palabuhanratu lalu membentang ke arah timur dan berbelok ke utara di sekitar kawasan episenter gempa kemarin.

Baca Juga: Update Gempa Bumi Cianjur: Korban Jiwa Jadi 310 Orang, 24 Belum Ditemukan

Dugaan ini juga diperkuat dengan hasil penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa lebar dari Sesar Cimandiri adalah berkisar 8–10 meter.

Halaman:

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X