• Jumat, 9 Desember 2022

Presiden Ungkap 3 Strategi Hadapi Krisis Global, Pemerintah Siapkan Green Industrial Park di Kalimantan Utara

- Senin, 14 November 2022 | 20:51 WIB
Presiden Jokowi pada pidato kunci penutupan Pertemuan B20 atau B20 Summit di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Senin, 14 November 2022,  (setkab.go.id)
Presiden Jokowi pada pidato kunci penutupan Pertemuan B20 atau B20 Summit di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Senin, 14 November 2022, (setkab.go.id)


KABAR ALAM - Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan tiga strategi besar Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang terjadi saat ini, mulai dari pandemi, perang, hingga krisis pangan, energi, dan ekonomi.

Ketiga strategi besar yang disampaikan Presiden Jokoei pada pidato kunci penutupan Pertemuan B20 atau B20 Summit di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Senin, 14 November 2022, adalah hilirisasi industri, pengembangan ekonomi hijau atau green energy, dan digitalisasi.

“Perlu strategi besar, yang sudah sering saya sampaikan, itu secara konsisten terus kita jalankan,” ujar Presiden Jokoei seperti dikutip KABARALAM.com dari laman Sekretariat Kabinet RI.

Baca Juga: Tak Terduga, Tumbuhan Kemenyan Ditemukan di Cagar Alam Martelu Purba

Strategi pertama, hilirisasi industri. Presiden menyampaikan, pemerintah Indonesia mulai menghentikan ekspor bahan mentah sehingga mendatangkan nilai tambah, meningkatkan pendapatan negara, hingga menciptakan lapangan kerja di dalam negeri.

Presiden mencontohkan, Indonesia mendorong penghentian ekspor biji nikel sekaligus mendorong penciptaan ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).

“Saya hanya menawarkan kepada Prime Minister Anthony Albanese, di Australia ada litium, kita punya nikel, kalau digabung itu sudah jadi baterai mobil listrik. Tapi saya minta kepada Perdana Menteri Albanese, untuk litiumnya bisa dibawa ke Indonesia saja. Kita bersama-sama melakukan hilirisasi di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga: KTT G20 di Nusa Dua: Bambu, Tanaman Serbaguna yang Secara Ekologis Jadi Solusi Ancaman Perubahan Iklim

Strategi kedua, pengembangan ekonomi hijau atau green energy. Presiden memaparkan, Indonesia memiliki potensi energi baru terbarukan yang sangat besar hingga mencapai 434 ribu megawatt, baik dari hydropower, geotermal, tenaga surya, angin, hingga tidal wave.

Karena itu, Presiden Jokowi mengundang para investor untuk berinvestasi dan menjalin kerja sama dalam membangun ekonomi hijau di Indonesia.

Halaman:

Editor: Endan Suhendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X