• Jumat, 30 September 2022

Menparekraf Dorong Destinasi Wisata di Indonesia Gunakan Kendaraan Listrik

- Selasa, 20 September 2022 | 08:12 WIB
Menparekraf  Sandiaga Uno menginginkan destinasi wisata di Indonesia mengoperasionalkan kendaraan listrik. (Kemenparekraf.go.id)
Menparekraf Sandiaga Uno menginginkan destinasi wisata di Indonesia mengoperasionalkan kendaraan listrik. (Kemenparekraf.go.id)


KABAR ALAM - Destinasi wisata di Indonesia didorong untuk menggunakan kendaraan listrik.

Hal tersebut dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam The Weekly Brief with Sandi Uno yang diikuti secara virtual, Senin 19 September 2022.

"Ini untuk mendorong penggunaan kendaraan bermotor listrik di tiap destinasi wisata dan juga mendorong bahwa pariwisata ke depan harus ramah lingkungan," ujara Sandiaga Uno, sperti dikutip dari laman rri.co.id.  

Sandiaga Uno juga mengatakan, pihaknya telah mendorong penggunaan kendaraan berbasis listrik dalam event G20.

Baca Juga: Berwisata Memakai Motor Listrik, Ridwan Kamil: Penggunaan Kendaraan Listrik Adalah Keniscayaan

Hal tersebut untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022 tentang penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (battery electric vehicle) sebagai kendaraan dinas operasional dan/atau kendaraan perseorangan dinas instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Presiden Joko Widodo telah menandatangani kebijakan penggunaan kendaraan berbasis listrik di lingkungan pemerintah termasuk oleh aparatur pembina program pariwisata dalam rangka mendukung green tourism di destinasi pariwisata seluruh Indonesia.

Begitu pun dengan fasilitas pendukung yakni penyediaan fasilitas pengisian daya atau charging station di destinasi pariwisata untuk menunjang operasionalisasi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (battery electric vehicle).

Baca Juga: Pemprov Jabar Dorong Pembangunan Infrastruktur Kendaraan Listrik

Sandiaga Uno menyebut, terdapat beberapa destinasi wisata seperti Pagar Alam di Sumatera Selatan yang sudah mulai menggunakan energi baru dan terbarukan.

Begitu juga Nusa Penida, Bali, diarahkan untuk menggunakan kendaraan energi yang ramah lingkungan.***

Editor: Yudi Noorahman

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X