Kamis, 4 Juni 2020
News & Nature
Berita

Dua Elang Langka Diselamatkan dari Pasar Online

Kamis, 7 Mei 2020

Kolaborasi Polda DIY dengan Balai KSDA Yogyakarta

Dua Elang Langka Diselamatkan dari Pasar Online
BKSDA Yogyakarta

Yogyakarta – Sebanyak dua burung elang diselamatkan dari perdagangan satwa ilegal yang dilakukan secara daring. Seekor elang alap jambul (Accipiter trivirgatus) dan seekor elang paria (Milvus migrans) tersebut termasuk dalam  jenis satwa dilindungi sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 106/2018.

Kedua ekor elang tersebut merupakan hasil kolaborasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam Yogyakarta dengan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah Yogyakarta, di Yogyakarta, Senin (1/5/2020).

_________________________________________________________

Baca juga: Kerja Ekstra Lindungi Flora dan Fauna

_________________________________________________________

Polda DIY yang melakukan operasi penangkapan perdagangan satwa illegal yang diperjualbelikan secara online di wilayah kota Yogyakarta, berhasil mengamankan barang bukti  satwa dilindungi tersebut. Pihak kepolisian kemudian melakukan koordinasi dengan Balai KSDA Yogyakarta untuk dilakukan identifikasi satwa dan penitipan barang bukti.

Kepala Balai KSDA Yogyakarta, M. Wahyudi menginstruksikan jajarannya agar segera menindaklanjuti permintaan Ditreskrimsus melakukan identifikasi satwa ke Polda DIY dengan tetap memegang protokol kesehatan Covid dalam menjalankan tugasnya.

“Setelah proses identifikasi satwa dan kelengkapan dokumen penitipan barang bukti selesai dilakukan, saya minta teman-teman dari Balai KSDA Yogyakarta segera melakukan pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan dan membawa satwa tersebut ke pusat penyelamatan satwa BKSDA Yogyakarta di SFF Bunder untuk perawatan selanjutnya,” kata Wahyudi.

Lebih lanjut  M. Wahyudi menjelaskan bahwa kepemilikan satwa di lindungi untuk tujuan hobi jika dibiarkan akan berdampak pada meningkatnya perdagangan satwa di pasaran baik itu secara online maupun secara langsung di pasar-pasar satwa.

_________________________________________________________

Baca juga: Kakak Tua Langka 'Nyasar' ke Hotel

_________________________________________________________

“Untuk menyikapinya, penting sekali melakukan sosialisasi sesering mungkin kepada masyarakat mengenai jenis-jenis satwa yang dilindungi sebagaimana peraturan perundangan yang berlaku,” katanya.

M. Wahyudi juga mengapresiasi koordinasi yang dilakukan oleh Polda DIY. “Penanganan kasus pelanggaran di bidang kehutanan dapat diselesaikan karena adanya koordinasi yang baik antara semua pihak terkait,” tegas M. Wahyudi. (Andri CH/BKSDA Yogyakarta)*



BAGIKAN

BERI KOMENTAR