Selasa, 31 Maret 2020
News & Nature
Berita

Motor "Sampah" Disulap jadi Penyemprot Disinfektan

Sabtu, 21 Maret 2020

Sumbangan KLHK untuk mempermudah petugas PMI menjangkau wilayah padat penduduk dalam penyemprotan disinfektan Covid-19

Motor "Sampah" Disulap jadi Penyemprot Disinfektan

JAKARTA – Motor “sampah” disulap jadi motor untuk membantu Palang Merah Indonesia untuk mempermudah penyemprotan disinfektan Covid-19 dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Penyerahan bantuan 10 motor roda tiga ini dilakukan oleh Direktur Jenderal PSLB3, Vivien Ratnawati di kantor PMI Pusat, Jakarta, Jumat (20/3/2020). “Bantuan ini dimaksudkan untuk mempermudah petugas menjangkau wilayah padat penduduk dalam rangka penyemprotan disinfektan Covid-19,” kata Vivien.

Baca juga: Disinfektan dari Cuka Kayu & Bambu Lebih Efektif

Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 atau virus corona, menurut Vivien merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, baik pusat maupun daerah, dan masyarakat saling berbagi peran dalam menangkal penyebaran pandemi ini. "Semoga wabah Covid-19 ini dapat teratasi secara cepat, dan kita semua bisa melewati masa sulit ini dengan baik," ungkapnya.

Baca juga: Bukan Hoax, Ini Manfaat Jahe Merah Lawan Corona

Di lingkungan KLHK sendiri, berbagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang dilakukan serentak di seluruh satker baik pusat maupun satuan kerja di daerah. Pencegahan penyebaran Covid-19 dilakukan dengan tetap menjaga kebersihan tempat dan lingkungan kerja, social distancing, dan penyemprotan disinfektan di setiap sudut gedung Manggala Wanabakti.

Baca juga: Kelelawar bukan 'Kambing Hitam' Covid-19

Selain itu, pemeriksaan suhu tubuh juga dilakukan untuk semua pegawai, dan tamu yang datang sebelum masuk ke dalam gedung Manggala Wanabakti. Hand Sanitizer juga tersedia di setiap sudut ruangan, agar dapat digunakan oleh Karyawan/ti atau tamu yang datang.

KLHK juga terus hadir bekerja memberikan pelayanan publik baik di kantor maupun bekerja dari rumah (work from home), untuk membangun optimisme masyarakat.*



BAGIKAN

BERI KOMENTAR