Sabtu, 7 Desember 2019
News & Nature
Berita

Cari Solusi Konflik Satwa, BKSDA Jambi Gelar FGD

Kamis, 14 November 2019

Rencana pemasangan pagar listrik

Cari Solusi Konflik Satwa, BKSDA Jambi Gelar FGD
ksdae.menlhk.go.id
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi melakukan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka mitigasi konflik manusia dan gajah sumatra

Jambi -- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi melakukan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka mitigasi konflik manusia dan gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) di beberapa desa penyangga wilayah Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) di antaranya Desa Muara Kilis, Desa Muara Sekalo, dan Desa Suo-suo, akhir Oktober silam.

KEE merupakan wilayah kawasan yang dilindungi dan dikelola berdasarkan prinsip-prinsip konservasi sebagaimana yang dianut dalam pengelolaan hutan konservasi. Tema FGD yang dibahas adalah pembangunan pagar listrik yang bertujuan untuk melokalisir pergerakan gajah dan mengurangi terjadinya konflik dengan manusia.

Baca Juga: TN Berbak Sembilang Aktif Ikuti Pelatihan

Masyarakat sangat mengapresiasi rencana pembangunan pagar listrik yang akan dilakukan.  Namun posisi pagar listrik tersebut memang harus bermanfaat untuk masyarakat sehingga diperlukan adanya masukan untuk menentukan lokasi terbaik pembangunan pagar listrik tersebut. Nantinya ketika pagar listrik telah selesai dibuat akan dihibahkan kepada masyarakat dalam arti masyarakatlah yang akan memelihara dan memantau pagar listrik tersebut.

“FGD bersama masyarakat desa penyangga kawasan KEE sudah kami laksanakan dan masyarakat dengan senang hati menerima rencana pembangunan pagar listrik tersebut. Kita berharap pagar listrik ini akan bermanfaat bagi manusia dan gajah sehingga dapat hidup berdampingan tanpa adanya konflik,” kata Kepala Balai KSDA Jambi, Rahmad Saleh.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR