Senin, 9 Desember 2019
News & Nature
Berita

Menteri Siti Dorong Karate ke Kancah Internasional

Selasa, 5 November 2019

Karate, merupakan cabang olahraga bela diri yang mengedepankan pembentukan SDM yang berkarakter

Menteri Siti Dorong Karate ke Kancah Internasional
ppid.menlhk.go.id

Jakarta -- Atlet karate harus mampu bersaing meraih prestasi yang lebih tinggi, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi hingga kompetisi tingkat internasional. Demikian dikatakan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya saat membuka Kejuaraan Nasional Karate Pra-kualifikasi PON 2020 di Jakarta, Selasa (5/11/2019).

"Karate, merupakan salah satu cabang olahraga bela diri yang mengedepankan pembentukan insan olahraga melalui pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan mampu bersaing di kancah yang lebih tinggi," ujar Menteri Siti selaku Dewan Penasehat Pengurus Besar Federasi Olah Raga Karate Indonesia.

Pra-kualifikasi ini merupakan ajang kualifikasi nasional karate untuk meraih tiket menuju PON 2020. Menurut menteri, terbentuknya karateka-karateka terbaik Indonesia tidak hanya didukung oleh usaha keras berlatih, namun dukungan dari penyelenggaraan kompetisi yang berkelanjutan dan fair juga merupakan kunci keberhasilan membangun olah raga karate Indonesia yang berprestasi. 

Oleh karenanya untuk kejurnas kali ini yang berlangsung sejak tanggal 4 hingga 6 November 2019, telah didahului dengan penataran dan ujian bagi wasit/juri FORKI sejak tanggal 31 Oktober hingga 3 November yang lalu.

Ujian ini bertujuan agar terjadi peningkatan kompetensi dan ukuran kemampuan sumber daya manusia wasit/juri FORKI dalam memimpin pertandingan secara jujur, adil dan mengedepankan fair play, sehingga menghasilkan tontonan kompetisi yang ketat, berbobot, profesional, dan membanggakan.

"Satu hal yang juga akan saya tekankan, agar peran wasit/juri mengedepankan netralitas, tidak berpihak kesana-sini, tidak berpihak pada perguruan atau Pengprov FORKI, ataupun tidak berpihak pada kepentingan tertentu, yang bisa berpotensi merugikan atlet," tegas Menteri Siti.

Kepada pada para karateka, Menteri Siti berpesan tunjukanlah penampilan yang terbaik dalam membela panji-panji masing-masing provinsi. jangan kenal menyerah, jalani pertandingan dengan menunjukkan diri sebagai karateka sejati. Karateka dengan sumpah karate sebagai jati diri atlet, karateka dengan SDM yang handal, tangkas, dan berjiwa besar.

PB FORKI yang diketuai oleh Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. merupakan organisasi tertinggi di cabang olahraga bela diri karate. PB FORKI dikatakan Menteri Siti akan terus berpartisipasi mengirimkan karateka-karateka terbaik Indonesia untuk berlaga di kejuaraan regional maupun internasional, antara lain SEAKF, AKF, WKF, maupun Olimpiade Tokyo 2020.

Kementerian Pemuda dan Olah Raga serta semua pihak yang terkait, untuk terus mendukung olahraga beladiri karate sebagai salah satu cabang olahraga prioritas dalam sejumlah event kejuaraan karate maupun multi event kejuaraan. 

"Semua itu, untuk masa depan karate indonesia yang lebih baik, harus menjadi prioritas bagi kita semua. bukan hanya bagi saya, tapi oleh dan untuk karate indonesia. karena perubahan, kebersamaan, dan prestasi adalah kunci dari keberhasilan kita semua," pungkas Menteri Siti.*



BAGIKAN

BERI KOMENTAR