Sabtu, 7 Desember 2019
News & Nature
Berita

Bibit Pohon Disemai untuk Rehabilitasi Hutla

Senin, 4 November 2019

Menteri LHK dorong upaya persemaian libatkan masyarakat sekitar kawasan hutan dan lahan

Bibit Pohon Disemai untuk Rehabilitasi Hutla
ppid.menlhk.go.id

Bandung -- Dalam mewujudkan visi lingkungan hidup yang berkelanjutan sebagai bagian dari Indonesia maju, upaya merehabilitasi kerusakan lingkungan menjadi salah satu jalannya. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melakukan persemaian ribuan bibit pohon dalam mendukung percepatan rehabilitasi hutan dan lahan (hutla) di seluruh Indonesia.

“Persemaian ini telah menghasilkan bibit-bibit siap tanam, dan musim penghujan telah tiba, maka selama dua bulan ini perlu dikebut untuk melakukan penanaman di berbagai lokasi dan dibagikan kepada masyarakat untuk ditanam,” kata Menteri LHK, Siti Nurbaya di lokasi persemaian Cibodas, Kabupaten Bandung, Minggu (3/11). 

Persemaian ini terletak di Menteri dan Wakil Menteri LHK, Alue Dohong didampingi oleh Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono dan Plt. Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (PDASHL) Hudoyo mengunjungi persemaian yang terletak di Petak 57C, dan BKPH Manglayang Barat, di Bandung, Jawa Barat.

Bibit pohon yang disemai di 187 bedeng ini terdiri dari pinus, mahoni, suren, sangka, kopi  dan secang. Bibit ini diharapkan dapat segera ditanam di wilayah kerja Perhutani dan di hulu DAS Citarum.

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Siti mengharapkan agar pembangunan persemaian dilakukan dengan melibatkan masyarakat sekitar kawasan hutan dan dilakukan lebih banyak lagi.

Indonesia Maju

Kunjungan tersebut dilakukan jajaran KLHK setelah melaksanakan diskusi terpumpun program kerja KLHK bersama pejabat eselon I, staf khusus menteri, penasehat senior menteri dan tenaga ahli.

Sejalan dengan upaya meneruskan jalannya perubahan untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berdasarkan gotong royong, akan ditempuh dengan sembilan misi, dan salah satunya adalah mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan akan ditempuh melalui pengembangan kebijakan tata ruang terintegrasi, mitigasi Perubahan iklim, dan Penegakan hukum dan rehabilitasi lingkungan hidup.

Salah satu upaya yang akan dilakukan dalam kegiatan rehabilitasi lingkungan hidup adalah merehabilitasi kerusakan lingkungan untuk menjamin daya dukung lingkungan secara berkelanjutan, termasuk rehabilitasi hutan dan lahan serta Daerah Aliran Sungai (DAS).

Menurut Hudoyo, jumlah bedeng yang telah siap menghasilkan bibit sebanyak 187 bedeng. Ribuan bibit ini diharapkan dapat segera ditanam di wilayah kerja Perhutani dan di hulu DAS Citarum.

"Di samping untuk rehabilitasi hutan dan lahan, kegiatan pembibitan yang dilakukan oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai di seluruh Indonesia, juga untuk memenuhi keperluan masyarakat dalam kegiatan penghijauan lingkungan dan penanaman minimal 25 pohon setiap orang seumur hidup," paparnya.

“Kepada masyarakat yang ingin mendapatkan bibit pohon untuk kegiatan penghijauan lingkungan dan rehabilitasi lahan, dapat menghubungi Kepala Balai PDASHL di Seluruh Indonesia yang tersedia di 51 Persemaian Permanen di wilayah kerja Balai PDASHL," kata Hudoyo

Turut hadir pada peninjauan lapangan ke persemaian Cibodas, Tenaga Ahli Menteri Bidang Pemulihan DAS Citarum dan Konservasi Sumber Daya Alam, Kepala Divisi Regional Jawa Barat dan Banten, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) KLHK, Kepala Kepolisian Resor Cimahi dan Jajaran Perhutani.(*)



BAGIKAN

BERI KOMENTAR