Senin, 9 Desember 2019
News & Nature
Berita

BKSDA Kalsel Evaluasi Serapan Anggaran 2019

Jumat, 1 November 2019

Realisasi anggaran baru sebesar 80%.

BKSDA Kalsel Evaluasi Serapan Anggaran 2019
ksdae.menlhk.go.id
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan menggelar rapat evaluasi anggaran di ruang rapat kantor BKSDA Kalimantan Selatan, Kamis (31/10/2019)

Banjarbaru -- Dalam rangka pencapaian target tahun anggaran 2019, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan menggelar rapat evaluasi anggaran di ruang rapat kantor BKSDA Kalimantan Selatan, Kamis (31/10/2019). Rapat dipimpin Kepala BKSDA Kalimantan Selatan Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc. Peserta rapat KSBTU, Kepala SKW I,II, III, pengelola DIPA, koordinator urusan dan urusan evaluasi.

Dari hasil evaluasi, sampai 31 Oktober 2019, realisasi anggaran adalah sebesar 80%. Hal itu diungkapkan koordinator urusan evaluasi BKSDA Kalimantan Selatan, Franscisca SJM. "Namun, masih terdapat kegiatan yang realisasinya masih di bawah 50% seperti evaluasi kesesuaian fungsi," katanya.

Baca Juga: BKSDA Kalsel Terlibat Aktif Dalam Program GNPDAS

Kegiatan evaluasi ini juga sebagai implementasi arahan Dirjen KSDAE, Ir. Wiratno, M.Sc untuk mengoptimalkan sisa waktu yang tersedia dalam memaksimalkan serapan dan kegiatan. "Target realisasi anggaran untuk tahun 2019 yang saya tetapkan adalah sebesar 98%," kata Mahrus. 

Dalam arahannya, Mahrus juga memerintahkan KSBTU dan Para Kepala SKW meneliti kembali seluruh kegiatan dan apabila dirasa tidak dapat terlaksana, agar segera menginformasikannya sehingga dapat dilakukan revisi ke kegiatan lainnya mengingat batas waktu revisi anggaran adalah pertengahan November 2019.

Baca Juga: BKSDA Kalsel Urun Rembuk Kegiatan Konservasi

Selain evaluasi anggaran, rapat ini juga untuk menyusun strategi dalam pencapaian target-target yang telah ditetapkan baik berupa target anggaran maupun target output.

Sebagai penutup, Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan mengajak seluruh pegawai untuk selalu menjalin, menjaga dan mempertahankan kekompakan dalam bekerja. Gerak CTM (Cepat, Tepat dan Manfaat) sebagai spirit kerja BKSDA Kalsel harus selalu diingatkan. Selain output, maka outcome harus jelas bisa dirasakan para pihak. 



BAGIKAN

BERI KOMENTAR