Minggu, 15 September 2019
Berita Iklim

Tujuh Karhutla di TN MerBeti Berhasil Dipadamkan

Rabu, 11 September 2019

Bersama BBKSDA Jatim dan Perum Perhutani On Air di Pro 1 RRI Jember

Tujuh Karhutla di TN MerBeti Berhasil Dipadamkan
ksdae.menlhk.go.id
Balai Taman Nasional Meru Betiri (TN MerBeti), Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur Bidang Wilayah III Jember dan Perum Pehutani KPH Jember melakukan siaran radio (on air) di PRO 1 Radio Republik Indonesia (RRI) Jember dalam dialog interaktif bertajuk “Opini dan Inspirasi"

Jember -- Balai Taman Nasional Meru Betiri (TN MerBeti), Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur Bidang Wilayah III Jember dan Perum Pehutani KPH Jember melakukan siaran radio (on air) di PRO 1 Radio Republik Indonesia (RRI) Jember dalam dialog interaktif bertajuk “Opini dan Inspirasi".

Dalam acara ini, Kepala Balai TN MerBeti, Maman Surahman, S.Hut., M.Si menyampaikan, sepanjang Juli-September telah terjadi tujuh kali kebakaran hutan di TN MerBeti dengan luas total 17,71 hekatre yang tersebar di wilayah Resort Sanenrejo, Wonoasri, Bandealit dan Baban.

Baca Juga: TN MerBeti Bangun Kesadaran Konservasi Lewat MSBC

Penyebab kebakaran karena akses ke kawasan hutan berbatasan langsung dengan kebun masyarakat yang untuk menyiapkan lahan pertanian di musim hujan dengan cara membabat dan membakar dan kebakaran meluas ke kawasan.

Dengan kesiapsiagaan tim lapangan bersama masyarakat dan menggandeng stakeholder terkait seperti aparat, camat, kades dan BPBD bisa mengantisipasi kebakaran hutan dan memadamkan apinya. “Terima kasih kepada petugas, stakeholders dan masyarakat yang bekerjasama membantu antisipasi kebakaran hutan di TN MerBeti,” ucap Maman.

Baca Juga: Kembangkan MDK, TN MerBeti Jaring Aspirasi

Kepala Bidang Wilayah III Jember BBKSDA Jatim, Setyo Utomo, SH., M.Si menambahkan, kebakaran yang terjadi lebih banyak di tempat wisata seperti TWA Kawah Ijen dan Argopuro, terutama di jalur pendakian. Rata-rata jenis kebakaran hutan bawah yang diakibatkan ulah manusia.

“Kami mengimbau kepada pendaki gunung dan wisatawan agar membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuat api sembarangan. Seperti api unggun, putung rokok dipastikan dimatikan secara tuntas,” imbaunya.

Baca Juga: TN MerBeti Teken Kesepahaman Pemulihan Ekosistem

Wakil Administratur Sub Selatan Perhutani Jember, Akhmad Faizal menjelaskan, kebakaran terjadi bila terbentuk segitiga api yaitu bahan bakar, sumber api dan oksigen. Bila salah satu tak ada maka kebakaran tak terjadi.

Tahun ini sudah terjadi 4 kejadian kebakaran hutan. Untuk antisipasi kebakaran, Perhutani pada Juli lalu mengadakan simulasi pemadaman karhutla yang dihadiri juga oleh TN MerBeti dan BBKSDA Jatim.  Selain itu, sosialisasi dan konsul dengan masyarakat terkait dengan pencegahan karhutla.

Baca Juga: TN Meru Betiri Bukan Organisasi Eksklusif

Dialog interaktif dengan pendengar berlangsung baik. Ada 4 penelepon. Mereka mendukung upaya pelestarian hutan dengan adanya kearifan lokal masyarakat sekitar hutan dalam berinteraksi dengan alam, mencegah illegal logging, melaporkan tipihut kepada petugas, tidak berburu satwa liar di kawasan konservasi, dan mencegah kebakaran hutan.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR