Selasa, 10 Desember 2019
News & Nature
Berita

Bandar Udara di Sumatera Beroperasi Normal

Minggu, 4 Agustus 2019

Seiring dengan upaya pemadaman yang dilakukan Manggala Agni bersama TNI, Polisi, BNPB dan masyarakat

Bandar Udara di Sumatera Beroperasi Normal
ppid.menlhk.go.id

Pekanbaru – Seiring dengan upaya pemadaman yang terus dilakukan Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama aparat TNI, Kepolisian dan BNPB, asap belum mengganggu penerbagan dan seluruh bandara di Sumatera beroperasi normal. Laporan dari lapangan, menunjukkan jarak pandang di Bandara masih kondusif.

Baca juga: Ini Medan Perang Manggala Agni melawan Api

Manggala Agni melaporkan, hingga pukul 17.00 WIB, Sabtu (3/8/2019) sore, cuaca bandara di Sumatera, yaitu Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang, Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Bandar Hang Nadim Batam, dan bandara lain menunjukkan jarak pandang antara 7 hingga 10 kilometer.

Baca juga: Jangan Lalai dengan Api 

Di Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang, hingga pukul 17.45 WIB, jarak pandang sekitar 10km dan cuaca cerah, hingga penerbangan normal dan tidak ada gangguan asap karhutla.

Sementara di  Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, hingga pukul 15.55 WIB, jarak pandang mencapai 7.0 km dengan kondisi cuaca cerah, penerbangan normal dan tidak ada gangguan asap karhutla.

Di Batam, jarak pandang di Bandara Hang Nadim mencapai 10km. Pada pantaun pukul 16.13, penerbangan normal dan tidak ada gangguan asap karhutla.

Kondisi ini dibenarkan oleh Manager of Airport Operation and Service PT Angkasa Pura II Pekanbaru, Imran Chandra. "Sejauh ini masih normal. Masih aman penerbangan," kata Imran dikutip riaupos.

Sesuai standar di Bandara SSK II, penerbangan akan terganggu jika jarak pandang sudah dibawah seribu meter. "Tentu, kami berharap jangan membakar lahan dan hutan lagi. Bukan hanya berdampak kepada penerbangan saja. Tapi, kesehatan masyarakat juga," sambungnya.*



BAGIKAN

BERI KOMENTAR