Sabtu, 7 Desember 2019
News & Nature
Konservasi

Pemanfaatan Jasa Lingkungan Air di TNAL

Rabu, 19 Juni 2019

Proses kegiatan yang berorientasi peningkatan pelayanan kepada masyarakat

Pemanfaatan Jasa Lingkungan Air di TNAL
ksdae.menlhk.go.id
Masyarakat Suku Tobelo Dalam (ohogana manyawa) di Resort Tayawi

Sofifi -- Pengelolaan Jasa Lingkungan Air Berbasis Pendekatan Masyarakat (Pejasling Berbakat) di Resort Tayawi Taman Nasional Aketajawe Lolobata (TNAL) adalah suatu proses kegiatan yang berorientasi peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Program dan kegiatan ini merupakan Proyek Perubahan Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) I Weda Balai TNAL pada Diklat PIM IV angkatan XXXI tahun 2019, yang merupakan implementasi dan aktualisasi dari salah satu tugas pokok dan fungsi berupa pengembangan dan pemanfaatan jasa lingkungan.

Proyek ini memiliki tiga tujuan. Pertama tujuan jangka pendek dengan terbangunnya kesepakatan bersama pengelolaan jasa lingkungan air antara Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata dan Masyarakat Suku Tobelo Dalam (ohogana manyawa) di Resort Tayawi. Kedua tujuan jangka menengah dengan terimplementasinya kesepakatan Pengelolaan Jasa Lingkungan Air antara Balai TNAL dan masyarakat Suku Tobelo Dalam di Resort Tayawi. Ketiga dengan tersusunnya model kampung konservasi pengelolaan jasa lingkungan air di Resort Tayawi.

Baca Juga: Aktivitas Kemitraan Konservasi di TNAL

Program dan kegiatan ini mendapat respon dan dukungan Kepala Balai TNAL,Muhammad Wahyudi , S.P, M.Sc yang sangat konsen dalam pemberdayaan masyarakat. Selain itu, dukungan stakeholder terkait di antaranya internal Balai TNAL SPTN II dan III serta Ka.Sbtu, termasuk staf TNAL. Dukungan stakeholder eksternal meliputi Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Bepelitbangda, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara, Kph sinopa, Balai Pengelolaan Air Minum Maluku Utara Kementerian PUPR, Balai Dan Akemalamo, Desa Koli, Sanggar Wisata Alam Tayawi (Swat), dan mitra & NGO terkait lainnya. Dukungan stakeholder ini sangat besar dan positif terhadap proyek perubahan ini, terutama Pemkot Tidore Kepulauan.

Masyarakat suku Tobelo Dalam di Resort Tayawi sangat senang dan menyambut baik proyek perubahan ini. Mereka berharap peran mereka terus ditingkatkan dalam pengelolaan sumber daya alam TNAL di masa masa mendatang.

Baca Juga: TNAL Berdialog dengan Pemkab Halmahera Tengah

Kepala SPTN I Weda, H. Raduan, SH mengaku tetap konsen berkomitmen terhadap tahapan proyek perubahan ini, karena menyangkut peningkatan peran masyarakat Suku Tobelo Dalam di Resort Tayawi. Ia berharap stakeholder terkait terus membantu dalam melanjutkan dan mensukseskan program dan kegiatan ini sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam upaya peningkatan pemberdayaan masyarakat di dalam dan sekitar TNAL. 



BAGIKAN

BERI KOMENTAR