Senin, 9 Desember 2019
News & Nature
Konservasi

BKSDA NTB Sambut Hari Penyu Dunia

Jumat, 14 Juni 2019

Dengan berpartisipasi di peringatan Coral Triangle Day

BKSDA NTB Sambut Hari Penyu Dunia
ksdae.menlhk.go.id
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Nusa Tenggara Barat (NTB) menghadiri Peringatan Coral Triangle Day yang jatuh pada 9 Juni 2019 lalu, bertepatan dengan Perayaan Hari Lebaran Topat di Pantai Mapak, Lombok Barat

Lombok Barat -- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Nusa Tenggara Barat (NTB) menghadiri Peringatan Coral Triangle Day yang jatuh pada 9 Juni 2019 lalu, bertepatan dengan Perayaan Hari Lebaran Topat di Pantai Mapak, Lombok Barat. Pantai Mapak, Kelurahan Jempong Baru, Mataram dipilih sebagai lokasi acara karena merupakan pantai yang aktif didarati penyu untuk bertelur.

Acara yang digagas Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar Wilayah Kerja NTB mendapat dukungan dari PT PLN (Persero), TNI Angkatan Laut, BKSDA NTB, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB, Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Mataram, Wildlife Conservation Society (WCS), World Wide Fund for Nature (WWF) dan Para Mahasiswa Universitas Mataram Jurusan Konservasi Sumber Daya Perikanan. 

Baca Juga: Pengamatan Senandung Kakatua di Pulau Moyo

Peringatan ini untuk mendukung tema "Corals of Change: Paving Way for Gender Equality in Coral Triangle" (Karang Perubahan: Kesetaraan Gender di Kawasan Segitiga Karang) yang sekaligus menyambut Hari Penyu Dunia (World Sea Turle Day), 16 Juni 2019 mendatang. Beberapa agenda kegiatan yakni bersih pantai dari sampah plastik, sosialisasi biota laut, lomba mewarnai dan menggambar untuk anak sekolah serta pelepasan tukik dan tagging dua ekor Indukan Penyu.

BKSDA NTB menggunakan peringatan kali ini untuk sosialisasi jenis-jenis penyu yang dilindungi serta pentingnya menjaga kelestarian biota laut yang juga menjadi sumber penghidupan masyarakat di sekitar Pantai Mapak. Selain itu, BKSDA NTB juga melakukan tagging terhadap dua ekor indukan penyu lekang (Lepidochelys olivacea) yang pada malam sebelumnya didapati bertelur dan dipindahkan sementara ke Sarang Semi-Alami milik Pelestari Penyu di Pantai Mapak. 

Proses Tagging dua ekor indukan penyu dilakukan Kepala BKSDA NTB, Ir. Ari Subiantoro, M.P. dan Kapten Laut (P) Kaurbinpuan Potmar Lanal TNI Angkatan Laut, Musliman, S.H. Usai tagging, kedua indukan penyu langsung dilepasliarkan kembali ke laut yang disaksikan beramai-ramai oleh para pengunjung pantai.

Tak hanya itu, Kelompok Pelestari Penyu binaan BKSDA NTB "Kerabat Penyu Lombok" juga turut menghadirkan 30 ekor tukik untuk dilepasliarkan peserta kegiatan dan juga bersama masyarakat. Acara ditutup dengan aksi bersih pantai dari sampah plastik bersama masyarakat serta Mahasiswa Universitas Mataram.

Baca Juga: BKSDA NTB Selenggarakan Pelatihan untuk PEH

Sebagai Informasi, Coral Tirangle Day adalah Hari Peringatan Kawasan Segitiga Terumbu Karang (Coral Tirangle) yang membentang seluas enam juta kilometer persegi di enam negara yakni Malaysia, Filipina, Timor Leste, Papua Nugini, Kepulauan Solomon dan  Indonesia. Kawasan ini menjadi sumber utama penghidupan dan  pangan bagi masyarakat di sekitarnya dan memiliki peran penting bagi ekosistem di bumi. Perayaan ini sejatinya jatuh pada tanggal 09 Juni setiap tahunnya yang sekaligus menjadi ajang kampanye untuk penyadartahuan publik dan terlibat aktif dalam upaya perlindungan kawasan Segitiga Terumbu Karang yang memiliki keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR