Kamis, 23 Mei 2019
Berita Konservasi

Forum KEE Tanah Laut Terbentuk

Senin, 13 Mei 2019

Dukung pengawetan keanekaragaman hayati

Forum KEE Tanah Laut Terbentuk
ksdae.menlhk.go.id
Untuk menyamakan persepsi para pihak dan percepatan pengelolaan Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) di Kabupaten Tanah Laut, telah diselenggarakan pertemuan di Kantor KPH Tanah Laut

Pelaihari -- Untuk menyamakan persepsi para pihak dan percepatan pengelolaan Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) di Kabupaten Tanah Laut, telah diselenggarakan pertemuan di Kantor KPH Tanah Laut. Pertemuan menghadirkan dua pemateri yaitu Kepala Seksi Areal Bernilai Konservasi Tinggi (ABKT) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Putri Jauhar Manikam dan BKSDA Kalimantan Selatan yang diwakili Jarot Jaka M. 

Peserta rapat melibatkan para pihak terkait di antaranya Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalsel, Bappeda Kab. Tanah Laut, Dinas Lingkungan Hidup Kab. Tanah Laut, Dinas PUPR Kab. Tanah Laut, Dinas Pariwisata Kab. Tanah Laut, Dinas Perkebunan Kab. Tanah Laut, LSM (Walhi Kalsel dan Gahipbta), Kecamatan Takisung dan Pelaihari, Desa Panjaratan dan Pagatan Besar, PT. Kintap Jaya Wattindo (Perusahaan Sawit) dan PT. PLN Persero.

Baca Juga: Menteri LHK Respon Usulan KEE Hutan Kuala Lupak

KEE yang berada di wilayah tersebut sangat penting dalam mendukung pengawetan keanekaragaman hayati. Hasil identifikasi yang telah dilakukan sebelumnya teridentifikasi beberapa satwa dilindungi yang berhabitat di wilayah ini, yaitu bekantan, lutung, elang bondol, elang tikus, kangkareng perut putih dan buaya muara. Di Desa Panjaratan, setidaknya terdapat 150 ekor bekantan (Nasalis larvatus) yang menjadikan areal ini sebagai tempat mencari makan dan berkembang biak.

Menurut Kepala BKSDA Kalsel, Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc., KEE merupakan kawasan yang sangat penting bagi penyelamatan keanekaragaman hayati yang berada di luar kawasan konservasi.  “Untuk itu keterlibatan dan dukungan para pihak dalam mendorong percepatan pembentukan forum KEE ini di Kab. Tanah Laut sangat penting,” katanya.

Baca Juga: BKSDA Kalsel Laksanakan Monev di Kuala Lupak

Berdasarkan hasil rapat, semua pihak baik dari Pemerintah, swasta maupun LSM yang terlibat menyatakan mendukung dan menyetujui dibentuknya forum pengelolaan KEE di Tanah Laut. Calon areal KEE yang diusulkan berada di Desa Pagatan Besar dan Panjaratan. Rapat lanjutan untuk membentuk struktur organisasi forum KEE akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Pemerintah Daerah melalui Bappeda Kab. Tanah Laut akan menetapkan KEE di areal ini dapat terwujud sebelum bulan Desember 2019. 



BAGIKAN

BERI KOMENTAR