Selasa, 18 Juni 2019
Inovasi

Kampanye Bersih Sampah Lewat Animasi Pulau Akko

Sabtu, 11 Mei 2019

Kampanye untuk anak-anak

Kampanye Bersih Sampah Lewat Animasi Pulau Akko
ppid.menlhk.go.id
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meluncurkan Kampanye Bersih Sampah Untuk Anak-Anak melalui film animasi Pulau Akko di Arboretum Lukito Daryadi Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Jumat (10/5/2019)

Jakarta -- Di awal Ramadan tahun 2019, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meluncurkan Kampanye Bersih Sampah Untuk Anak-Anak melalui film animasi Pulau Akko. Animasi karya anak negeri untuk mendorong kepedulian anak-anak terhadap sampah, yang bisa menemami mereka belajar dan bermain. Dalam setiap episodenya akan diceritakan bagaimana mereka berinteraksi dalam setiap perilaku kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan pola hidup bersih sampah.

Edukasi pengurangan sampah bagi anak-anak menjadi salah satu bentuk kampanye yang punya dampak cukup baik dan berjangka panjang karena anak-anak adalah masa depan bangsa. “Lewat animasi kartun Pulau Akko, diharapkan memberikan edukasi kepada anak-anak dengan bahasa yang mudah dicerna, mengajarkan bagaimana bahaya sampah plastik dan cara untuk menguranginya,” ucap Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 KLHK Rosa Vivien Ratnawati saat peluncuran di Arboretum Lukito Daryadi Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Jumat (10/5/2019). 

Baca Juga: Surabaya Jadi Rujukan Pengelolaan Sampah ASEAN

Dalam acara peluncuran yang dihadiri ratusan anak-anak sekolah ini, Rosa Vivien mengajak untuk membuang sampah pada tempatnya, dan tidak lagi buang sampah sembarangan. “Ayo mengurangi menghasilkan sampah. Lebih baik bawa piring sendiri, botol minum sendiri, sebab yang namanya plastik tidak bisa terurai di alam dan butuh waktu ratusan tahun,” ajak Rosa Vivien. 

Isu sampah sudah menjadi urusan setiap orang dan berkembang menjadi masalah nasional bahkan dunia. Kondisi persoalan sampah sudah pada tahapan cukup mengkhawatirkan. Beberapa daerah sudah mulai masuk kondisi kritis karena Tempat Pemrosesan Akhir Sampah sudah mendekati kapasitas maksimumnya, sementara jumlah sampah terus bertambah. “Dari sedotan saja misalnya, dalam sehari Indonesia menghasilkan 93 juta sampah sedotan plastik, yang jika terbuang ke alam, tidak bisa terurai. Mari kurangi penggunaan sedotan plastik,” tambah Rosa Vivien.

Untuk itu, segmen kampanye untuk anak-anak digarap serius dan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang sudah akrab dengan kehidupan sehari-hari anak-anak. Animasi Pulau Akko menampilkan 5 Karakter berdasarkan hewan-hewan unik di Indonesia yang mempromosikan perilaku bersih sampah Indonesia dengan konsep visual paper folding atau yang bisa disebut dengan Paper Toy, serial animasi dan serial komik yang ditayangkan online media mulai awal Juni 2019.

Acara yang mengangkat tema "Kendalikan Sampah Plastik" dan sub tema: Bersih Sampah Itu Ibadah, dan Kurangi Sampah Plastik Itu Adik, juga dihadiri Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Madya dan JPT Pratama KLHK.  Ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan Bersih Sampah yang dimulai dari tanggal 10 Mei dan berlangsung sampai dengan 4 Juni 2019. Isu bersih sampah menjadi tema utama dari rangkaian kegiatan tersebut yang akan melibatkan berbagai segmen masyarakat dan tempat-tempat publik.

Baca Juga: Gerakan Indonesia Bersih Diluncurkan

Pengelolaan Sampah di Indonesia terdiri dari dua hal utama yaitu Pengurangan dan Penanganan Sampah. Kegiatan pengurangan yang berupa kegiatan mengurangi/mencegah terjadinya sampah, menggunakan barang-barang untuk mengurangi sampah dan mendaur ulang sampah, menjadi hal yang mendasar dan terus didorong menjadi kegaitan utama dari pengelolaan sampah. Kegiatan pengurangan sampah dimulai dan dilakukan dari rumah, dari setiap orang.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR