Senin, 19 Agustus 2019
Berita Konservasi

BTN Kutai Selamatkan Orangutan di Kebun Warga

Senin, 1 April 2019

Berkolaborasi dengan BKSDA Kalimantan Timur

BTN Kutai Selamatkan Orangutan di Kebun Warga
ksdae.menlhk.go.id
BTN Kutai Selamatkan Orangutan di Kebun Warga

Bontang -- Balai Taman Nasional Kutai kembali melakukan penyelamatan orangutan (Pongo pygmaeus morio). 

Pada tanggal 25 Maret 2019, pukul 16.15 WITA,  Balai Taman Nasional Kutai mendapat laporan dari masyarakat Kelurahan Guntung, Kota Bontang, perihal adanya orangutan yang berada di kebun masyarakat dekat pemukiman. Tim WRU Balai Taman Nasional Kutai menuju ke lokasi konflik untuk melakukan pengecekan. Dari hasil pengecekan, tim menemukan keberadaan 2 individu orangutan yakni induk dan anak yang masih digendong.

Baca Juga: TN Kutai Evakuasi Buaya Muara

Setelah orangutan diamati dan dipastikan tidak berpindah sarang lagi, pukul 20.30 WITA tim WRU Balai Taman Nasional Kutai segera melaporkan hasil pengecekan lokasi konflik kepada Kepala Balai Taman Nasional Kutai dan berkoordinasi dengan BKSDA Kalimantan Timur. Tim BKSDA Kalimantan Timur merespon cepat dan langsung berangkat ke Bontang. Pukul 02.00 WITA Tim WRU BKSDA Kalimantan Timur sampai di Kota Bontang. 

Menurut informasi, BKSDA Kalimantan Timur telah menindaklanjuti laporan tersebut dan hasil koordinasi dengan dokter hewan BKSDA Kaltim merekomendasikan Tim BOS-F dalam penanganan orangutan tersebut.

Baca Juga: TN Kutai Sosialisasikan Penyelamatan Satwa Liar

Pukul 04.30 WITA Tim WRU Balai TN Kutai dan Tim WRU BKSDA Kaltim melakukan pemantauan orangutan tersebut sebelum Tim BOSF tiba agar dalam kegiatan penyelamatan dapat berjalan dengan baik. Pukul 21.00 WITA Tim BOS-F sampai di Kota Bontang dan langsung ke lokasi konflik satwa untuk melakukan pengamatan. Dikarekanan hari sudah malam, Tim BOSF merekomendasikan untuk penanganan evakuasi satwa dilaksanakan keesokan harinya (27 Maret 2019).

Pada tanggal 27 Maret 2019 pukul 04.45 WITA Tim WRU Balai TN Kutai, BKSDA Kaltim dan tim BOSF sudah berada di lokasi dan memulai dengan persiapan evakuasi satwa. Pukul 10.43 WITA induk orangutan telah berhasil dievakuasi, adapun anak orangutan berhasil memisahkan diri dari induknya. 

Baca Juga: Penembak Orangutan di Teluk Pandan Diciduk

Ketiga tim berhasil menyelamatkan induk orangutan yang berumur ± 20 tahun, namun terdapat luka-luka baru dan lama di beberapa bagian tubuh seperti di bagian tubuh, leher, tangan, jari dan kaki yang diperkirakan dari benda tajam. Untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut maka orangutan akan dibawa ke Klinik Yayasan BOSF Samboja. Adapun anak dalam keadaan sehat dan diperkirakan berumur ± 3 tahun.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR