Minggu, 20 Oktober 2019
Inovasi

Nilai Capaian Indikator PUI B2P2BPTH 2018 9,9

Senin, 17 Desember 2018

Apresiasi Lembaga Litbang tahun 2018

Nilai Capaian Indikator PUI B2P2BPTH 2018 9,9
biotifor.or.id
Koordinator Pusat Unggulan Iptek (PUI) Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (B2P2BPTH), Priyo Kusumedi, S.Hut.,MP

Yogyakarta -- Koordinator Pusat Unggulan Iptek (PUI) Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (B2P2BPTH), Priyo Kusumedi, S.Hut.,MP mengatakan, nilai capaian indikator PUI Pemuliaan Tanaman Hutan Tropis (PTHT) B2P2BPTH Yogyakarta Tahun 2018 terus meningkat. Pada tahun 2016 sebesar 9,2, meningkat menjadi 9,7 pada tahun 2017 dan 9,9 pada tahun 2018.

Priyo menjelaskan, nilai capaian ini baru bisa diketahui pada saat acara Apresiasi Lembaga Litbang tahun 2018, di Indonesia Convention Exhibition, Serpong, Jumat (14/12/2018) lalu.
Menurutnya, capaian ini merupakan nilai yang sangat memuaskan dan memberikan gambaran maturitas kelembagaan PUI B2P2BPTH Yogyakarta.  

Baca Juga: Bangun Sinergi untuk Produk Litbang Unggulan

“Dari 3 (tiga) indikator PUI yaitu Sourcing Absorptive Capacitty (SAC), Research and Development Capacity (RND), dan Disseminating Capacity (DC)  hanya nilai pada indikator RND yang belum mendapatkan nilai penuh 100% yaitu hanya mendapatkan nilai 9,6 (288/300), total dari 27 indikator PUI yang harus tercapai setiap tahunnya,” paparnya.

Nilai yang kurang maksimal ini yaitu pada indikator RND pada indkator point ke 8 yaitu lulusan S3 sesuai tema riset unggulan lembaga yang tidak tercapai. Pada indikator ini hanya tercapai 1 lulusan S3 dari UGM pada pertengahan tahun 2018, dari target yang seharusnya dicapai sebanyak 2 lulusan S3. Sedangkan untuk pendukung lainnya yaitu menjadi pembimbing S3 di Perguruan Tinggi sampai dengan tahun 2018, SDM peneliti B2P2BPTH tidak ada yang menjadi pembimbing utama/pendamping sehingga nilai capaian indikator RND 8 tidak bisa tercapai penuh.

Capaian nilai yang memuaskan ini tidak terlepas dari kerjasama yang solid dari Tim Work PUI Pemuliaan Tanaman Hutan Tropis B2P2BPTH baik dari manajemen maupun dari fungsional peneliti serta staf di B2P2BPTH. “Kerja tim ini dimulai dari awal tahun, diawali dengan merencanakan kegiatan, target capaian 27 indkator, pengumpulan data dukung, pengolahan data dukung, monev kegiatan secara periodik dan yang tidak kalah pentingnya adalah membentuk kelompok kerja (pokja) yang handal untuk operasional kegiatan PUI,” imbuh Priyo.

Nilai capaian PUI ini tidak bisa dilepaskan dari kontribusi Tim Pakar dalam memberikan saran dan masukan pada saat dilakukan supervisi atau monitoring dan evaluasi kegiatan PUI yang dilakukan secara bertahap. Masukan dari Tim Pakar yaitu Prof Naim dan Prof Suratman serta Tim Kemenristekdikti memberikan dorongan kepada Tim PUI B2P2BPTH untuk memberikan nilai yang terbaik pada tahun 2018.

Baca Juga: Segera Registrasi di Sinta!

Apresiasi yang tinggi diberikan kepada seluruh para pihak yang terlibat dalam kesuksesan mencapai target nilai PUI yang sangat memuaskan ini, dan ke depan berharap pada tahun ketiga menjadi lembaga PUI pada tahun 2019 bisa diselesaikan dengan lebih baik lagi. “Harapan lainnya yaitu, B2P2BPTH bisa mendapatkan PUI lagi dari Kementerian Ristek dan Dikti untuk tema yang lain sesuai dengan fokus riset unggulan B2P2BPTH,” harap Priyo.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR