Senin, 19 Agustus 2019
Inovasi

Bangun Sinergi untuk Produk Litbang Unggulan

Senin, 17 Desember 2018

Apresiasi Lembaga Litbang tahun 2018

Bangun Sinergi untuk Produk Litbang Unggulan
biotifor.or.id
Apresiasi Lembaga Litbang tahun 2018, di Indonesia Convention Exhibition, Serpong, Kamis (14/12/2018)

Serpong -- Direktur Kelembagaan Ilmu Pengetahuan Pendidikan Tinggi (Iptek Dikti), Ir. Kemal Prihatman, M.Eng mengatakan, sepanjang tahun 2018 ini telah melakukan inisiasi program platform sinergisitas antarlembaga litbang dari 72 lembaga, terdapat 1.652 potensi kerjasama. Hal itu disampaikan Kemal dalam acara Apresiasi Lembaga Litbang tahun 2018, di Indonesia Convention Exhibition, Serpong, Kamis (14/12/2018).

Kemal menjelaskan, potensi sinergisitas itu lantas dikerucutkan menjadi 48 produk unggulan secara nasional yang tercover dalam platform sinergisitas. Sebagai contoh program bersama LIPI dengan Badan Litbang KLHK yang meluncurkan Program bersama yaitu AIKO (Alat Identifikasi Kayu Otomatis).

Baca Juga: BP2THHBK Jajaki Sinergi dengan Eijkman dan Balitro

Apresiasi lembaga litbang merupakan rangkaian kegiatan penguatan kelembagaan iptek tingkat nasional. “Kegiatan ini juga merupakan laporan kepada masyarakat mengenai kontrubusi kita sebagai lembaga litbang,” kata Direktur Lembaga Litbang, Ditjen Kelembagaan IPTEK dan DIKTI, Kemenristekdikti ini.

Penguatan kelembagaan, kapasitas, kapabilitas dan keberlangsungan Pusat Unggulan Iptek (PUI) saat ini jumlahnya mencapai 137 lembaga unggul yang nantinya akan dibina, didampingi dan bersinergi bersama-sama. Dari jumlah tersebut lembaga yang sudah ditetapkan menjadi PUI sebanyak 81 lembaga.

Baca Juga: BP2LHK Aek Nauli Bersiap Raih Akreditasi KNAPPP

Kemal juga menjelaskan bahwa salah satu kegiatan untuk mendorong hilirisasi produk litbang Indonesia dikancah internasional, yaitu dengan mengusung Indonesian Day. Kegiatan ini mengulang keberhasilan tahun 2017, untuk tahun 2018 dilangsungkan di Kobe, Jepang. Kegiatan ini menghasilkan 20 kerjasama lembaga litbang Indonesia dengan lembaga litbang internasional.

Acara ini dihadiri lebih dari 750 orang dari seluruh Indonesia, yang berasal dari 137 pusat lembaga yang paling unggul, 80 BPPD tingkat Provinsi, Kota dan Kabupaten, serta dari kalangan industri.

Sementara itu, Dr. Ir. Patdono Suwignjo, M.Eng.Sc, Dirjen Kelembagaan Iptek dan DIkti mengatakan, peningkatan inovasi akan terjadi melalui hilirisasi hasil penelitian-penelitian yang ada di lembaga litbang baik yang ada di perguruan tinggi, industri, maupun kementerian-kementerian.

Baca Juga: Desa Mandiri Berbasis Aren Diperluas

“Menjadi PUI bukan akhir dari perjalanan lembaga penelitian untuk bisa berkontribusi dalam menghasilkan inovasi, dalam hal ini yang paling tinggi dan sudah memberikan kontribusi secara riil adalah ketika lembaga litbang bertransformasi menjadi Science and Techno Park (STP),” ujar Direktur Jenderal Kelembagaan IPTEK dan DIKTI ini.

Pada tahun 2018 juga telah berhasil ditetapkan pranata litbang sebanyak 16 lembaga, sehingga secara keseluruhan lembaga yang mendapatkan akreditasi Komite Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP) sebanyak 69. Apresiasi lembaga litbang juga menyampaikan penghargaan kepada 4 industri yang menghasilkan produk inovatif dan berdaya saing.

Baca Juga: P3MKG & Balitek DAS Berkolaborasi Atasi Bencana

Secara keseluruhan Rangkaian Agenda Apresiasi Lembaga Litbang tahun 2018 terdiri dari Jambore PUI (Workshop-Pelatihan Pemanfaatan Produk Unggulan, Open House) yang diselenggarakan di kawasan Puspiptek Serpong, Tangerang Selatan. Gelar Produk Unggulan, dan Stand PUI Corner. 

Pada Gelar Produk Unggulan, B2P2BPTH turut berpartisipasi dengan menampilkan produk minyak kayu putih yang dihasilkan dari pohon kayu putih hasil pemuliaan. Pada tahun 2018 nilai capaian indikator PUI Pemuliaan Tanaman Hutan Tropis (PTHT) B2P2BPTH juga mengalami peningkatan yaitu menjadi 9,9, lebih baik dari tahun 2016 sebesar 9,2 dan 9,7 pada tahun 2017.

Baca Juga: B2P2BPTH Bersinergi dengan BBPK

Di sela-sela acara, Kasubdit Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Lemlitbang) Pemerintah Pusat, Yudho Baskoro Muriadi, mengatakan, melalui Jambore ini, peserta dapat melakukan desiminasi produk kepada masyarakat dan mensosialisasikan hasil-hasil risetnya. Baik melalui sosialisasi, bimbingan teknis maupun pelatihan. 

“Sebenarnya Jambore ini  sudah dilakukan oleh  78 PUI ke seluruh Indonesia. Tercatat sejak September hingga Desember lebih dari 350 kegiatan desminasi ke masyarakat di seluruh Indonesia,” kata Yudho yang juga Koordinator Program PUI.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR